Home » Ale Ale » Guru PAI Ketapang Desak Pencairan Tunjangan Profesi Tepat Waktu

Guru PAI Ketapang Desak Pencairan Tunjangan Profesi Tepat Waktu

Radar Ketapang 07 Mei 2026 97

RadarKetapang.Com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ketapang menerima audiensi dari Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Ketapang sebagai upaya memperkuat sinergi dalam peningkatan mutu pendidikan agama di Bumi Ale-Ale, Rabu (6/5/26).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Ketapang, Syarifendi, didampingi jajaran Kasi Penmad, Kasi Papkis, serta Penyelenggara Katolik dan Kristen. Sementara dari pihak KKG PAI, hadir langsung sang ketua, Makhrum, beserta jajarannya.

Audiensi ini menjadi ruang dialog terbuka bagi para pendidik untuk menyampaikan aspirasi strategis, terutama mengenai kesejahteraan guru PAI di lapangan.

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian serius dalam diskusi tersebut adalah mekanisme pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) PAI, khususnya bagi para pendidik yang baru saja dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada tahun 2025.

Ketua KKG PAI Ketapang, Makhrum, menegaskan bahwa kepastian informasi dan ketepatan waktu pencairan TPG sangat krusial sebagai bentuk dukungan nyata terhadap motivasi kerja guru profesional.

“Kami berharap proses pencairan dapat berjalan tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar rekan-rekan guru memiliki kepastian terkait hak mereka,” ujar Makhrum.

Menanggapi harapan tersebut, Kepala Kemenag Ketapang, Syarifendi, memastikan bahwa pihaknya sedang melakukan koordinasi intensif dan percepatan proses administrasi di tingkat internal maupun ke pusat.

“Kami memahami harapan para guru, khususnya yang telah lulus PPG 2025. Kemenag Ketapang akan terus mengawal proses ini agar realisasi pencairan TPG berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang ada,” tegas Syarifendi.

Selain membahas tunjangan, Kemenag juga menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru PAI melalui berbagai program pembinaan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan mampu menangani berbagai persoalan di lapangan secara kolaboratif.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara regulator dan kelompok kerja guru, kualitas pendidikan agama Islam di Kabupaten Ketapang diharapkan semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter peserta didik. (Hms/Aal)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
HUT ke-7 IJTI Kalbar: Dari Seminar Digitalisasi, Lomba Video Berita, Hingga Doa Bersama Bencana

Radar Ketapang

09 Sep 2026

RadarKetapang.Com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kalimantan Barat (Pengda IJTI Kalbar) menggelar doa bersama untuk para korban bencana alam di Indonesia. Unjukan doa ini ditujukan bagi para korban bencana Karhutla di Kalimantan, erupsi Anak Gunung Krakatau, hingga musibah gempa bumi di NTT. Agenda doa bersama sekaligus syukuran …

Mantan Wabup Ketapang Farhan Resmi Jabat Ketua DPC PKB, Siap Sasar Potensi Suara Warga Nahdliyin

Radar Ketapang

04 Agu 2026

RadarKetapang.Com — Mantan Wakil Bupati Ketapang, Farhan, resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ketapang yang baru untuk Masa Bakti 2026–2031. Kepastian ini diperoleh setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui DPW PKB Kalimantan Barat secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PKB Kabupaten/Kota se-Kalbar pada Sabtu (01/08/2026). …

Hari Pertama Sekolah Jadi Momentum Kedekatan Emosional, Achmad Sholeh Minta ASN Hingga Swasta Antar Anak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan strategis tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Surat Edaran (SE) Bupati Ketapang Nomor 43 Tahun 2026. Menurut Achmad Sholeh, gerakan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam memperkuat kembali peran domestik …

Kagumi Kiprah Dellyana Winki, Istri Cak Imin Serahkan Kategori Beasiswa Pelatihan Mandiri di Ketapang

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Keadilan Sejahtera (PKB) tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi dunia pendidikan informal di Kabupaten Ketapang. Fraksi PKB secara resmi menyerahkan bantuan Beasiswa Jejak Nusantara untuk sedikitnya 25 siswa Sekolah Adat Arus Kualant di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kamis (09/07/2026). Rombongan petinggi DPP PKB …

Gunakan Hutan Sebagai Perpustakaan, Sekolah Adat Arus Kualant Bentuk Karakter Generasi Muda Dayak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Sekolah Adat Arus Kualant menjadi ruang hidup bagi generasi muda Dayak di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lembaga pendidikan nonformal ini hadir untuk mendidik anak-anak agar tumbuh, belajar, dan mencintai warisan leluhur mereka. Sekolah adat ini lahir dari sebuah keresahan mendalam akan memudarnya pengetahuan adat serta …

Kisah Sultan Tengah: Terdampar di Sukadana, Membina Dinasti Kerajaan Melayu hingga ke Sambas

Radar Ketapang

03 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Hubungan emosional dan historis antara masyarakat Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia, ternyata telah mengakar kuat sejak berabad-abad silam. Salah satu bukti otentik yang mengikat kuat kekerabatan dua wilayah bertetangga ini tertuju pada satu nama besar: Sultan Tengah. Jejak peradaban ini dikupas kembali oleh Mohd Nurnazmi, selaku Tour Guide resmi dari Kementerian Pelancongan, Seni …

Hot Categories