Home » News » Wagub Kalbar Jajal Jalur Trail Sanggau, Ajak Masyarakat Jaga Alam Jadi Potensi Wisata Berkelanjutan

Wagub Kalbar Jajal Jalur Trail Sanggau, Ajak Masyarakat Jaga Alam Jadi Potensi Wisata Berkelanjutan

Radar Ketapang 24 Jan 2026 68

RadarKetapang.Com — Sebanyak 650 rider motor trail dari berbagai daerah di Kalimantan Barat hingga luar provinsi meramaikan Event Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Engkalet, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau pada Sabtu (24/1/2026).

Setibanya di lokasi, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, disambut secara adat oleh tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan. Event wisata olahraga ekstrem tersebut resmi dibuka oleh Wagub Kalbar dengan pengibaran bendera Merah Putih.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, serta komunitas trail dari berbagai penjuru. Usai membuka acara, Krisantus bersama para pejabat lainnya turut menjajal langsung jalur ekstrem menggunakan motor trail yang disiapkan panitia.

Wagub Kalbar mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan menilai kegiatan ini sebagai momentum strategis mempromosikan pariwisata berbasis alam. Menurutnya, partisipasi rider dari luar provinsi menunjukkan potensi besar Kalbar dalam dunia wisata petualangan.

“Event ini menjadi momen yang sangat baik bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk bersama-sama memelihara alam sekaligus mempromosikannya sebagai potensi wisata,” ujar Krisantus Kurniawan.

Ia meyakini Kalimantan Barat memiliki banyak jalur ekstrem yang menantang untuk dikembangkan. Salah satu yang ia sebut adalah wilayah Suluh Tembawang di Kabupaten Landak yang memiliki kemiringan medan hingga 45 derajat.

Lebih lanjut, Krisantus menekankan pentingnya perubahan pola pikir atau mindset dalam mengelola kekayaan alam. Ia mengajak masyarakat untuk beralih dari eksploitasi lahan menuju pemanfaatan keindahan alam yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi.

“Kalau alam kita pelihara, keindahannya tidak akan habis. Alam jangan hanya ditebang dan digali, tetapi dimanfaatkan keindahannya seperti yang saya lihat di daerah luar yang mampu mengelola hutan pinus menjadi tempat menginap eksklusif,” tegasnya.

Krisantus juga meminta Dinas Pariwisata untuk mempromosikan jalur trail di Desa Engkalet secara berkelanjutan. Tujuannya agar wilayah tersebut tidak hanya dikenal oleh para rider, tetapi juga menjadi objek wisata menarik bagi wisatawan umum.

Dalam kesempatan itu, Wagub tetap mengingatkan faktor keselamatan dan disiplin selama jelajah alam berlangsung. Ia meminta panitia bersikap tegas terhadap peserta yang tidak mematuhi aturan demi kelancaran acara.

Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang hadir. Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini merupakan kebanggaan sekaligus sarana mempererat silaturahmi antar komunitas.

“Kegiatan trail bukan hanya tentang menaklukkan medan, tetapi juga membangun solidaritas dan sportivitas. Setiap bukit dan keramahan masyarakat Engkalet akan menjadi cerita berharga bagi para peserta,” ungkap Susana.

Event Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k 2026 ini diharapkan menjadi agenda wisata unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor olahraga dan pelestarian alam di Kabupaten Sanggau.

*Adpim/Tim

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Harisson Desak 8 Daerah di Kalbar Segera Bentuk UPTD PPA, Rendahnya Pelaporan Disoroti

Radar Ketapang

11 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat komitmen nyata dalam melindungi kaum rentan melalui peresmian Kegiatan Pendampingan Pembentukan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Bimbingan Teknis Aplikasi Simfoni PPA Versi 3. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, di Ruang Tengkawang Kantor Gubernur pada Senin (11/5/2026). Hadir dalam acara …

BPM Kalbar Kritik Lemahnya Transparansi Mitra SPPG: Ada Celah Korupsi dan Konflik Kepentingan

Radar Ketapang

11 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menyoroti tajam berbagai persoalan dalam pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kalimantan Barat. Ketua BPM Kalbar, Gusti Eddy, mengungkapkan kekhawatirannya terkait potensi konflik kepentingan dalam penentuan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau unit dapur pendukung program tersebut. Menurut Gusti Eddy, kewenangan yang terkesan …

Suasana Haru di Masjid Oesman Al-Khair, 78 Calon Haji Kayong Utara Resmi Bertolak ke Tanah Suci

Radar Ketapang

10 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Agung Oesman Al-Khair saat Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melepas keberangkatan Jamaah Haji Tahun 1447 H/2026 M, Jumat (08/05/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara, Syakirin, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta ratusan keluarga jamaah yang …

Perangi Polusi Suara, Polres Ketapang Musnahkan 829 Knalpot Brong dan Kenalkan ETLE Handheld

Radar Ketapang

08 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, memimpin langsung konferensi pers hasil penindakan knalpot tidak standar (brong) periode Januari hingga April 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti secara massal di Kantor Satpas Ketapang pada Kamis (07/05/2026). Sepanjang empat bulan pertama tahun 2026, Polres Ketapang beserta Polsek jajaran berhasil mengamankan sebanyak 829 unit knalpot …

Dampak Smelter PT DIB di Pulau Penebang, WALHI Kalbar: Deforestasi Picu Kerusakan Terumbu Karang

Radar Ketapang

08 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Aktivitas pembangunan proyek smelter bauksit di Pulau Penebang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, kini tengah menjadi sorotan tajam. Proyek yang dikelola oleh PT Dharma Inti Bersama (DIB), bagian dari Harita Group, diduga memicu kerusakan ekologi serius di kawasan pulau kecil tersebut. Pulau Penebang sendiri secara yuridis dikategorikan sebagai pulau kecil sebagaimana diatur dalam …

Soroti Potensi Karhutla di Ketapang, Wagub Kalbar Desak Investor Turut Bertanggung Jawab Jaga Lahan

Radar Ketapang

06 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengikuti Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional 2026 serta reaktivasi desk penanganan karhutla melalui konferensi video dari Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (06/05/2026). Kegiatan terpusat di Sumatera Selatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari …

Hot Categories