Home » News » Harisson Desak 8 Daerah di Kalbar Segera Bentuk UPTD PPA, Rendahnya Pelaporan Disoroti

Harisson Desak 8 Daerah di Kalbar Segera Bentuk UPTD PPA, Rendahnya Pelaporan Disoroti

Radar Ketapang 11 Mei 2026 76

RadarKetapang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat komitmen nyata dalam melindungi kaum rentan melalui peresmian Kegiatan Pendampingan Pembentukan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Bimbingan Teknis Aplikasi Simfoni PPA Versi 3.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, di Ruang Tengkawang Kantor Gubernur pada Senin (11/5/2026). Hadir dalam acara ini Asisten Deputi Kemen PPPA Sylvianti Anggraini dan Kepala DP3AKB Kalbar Marlyna Almuthahar.

Dalam arahannya, Harisson menegaskan bahwa keberadaan UPTD PPA bukan sekadar formalitas peraturan pusat, melainkan kebutuhan mendesak untuk menangani fenomena “gunung es” kasus kekerasan yang selama ini kerap tersumbat oleh rasa takut masyarakat untuk melapor.

“Amanat Perpres Nomor 55 Tahun 2024 sudah jelas. Kadang daerah menganggap kasusnya sedikit sehingga merasa belum perlu membentuk UPTD, padahal bisa jadi banyak yang tidak terlaporkan karena dianggap urusan pribadi keluarga,” ujar Harisson.

Ia menekankan bahwa negara harus hadir memberikan ruang perlindungan yang jelas agar masyarakat memiliki keberanian untuk bersuara. Harisson juga memberikan catatan kritis terkait pengawasan di panti sosial dan tempat penampungan anak agar tidak menjadi lokasi munculnya kekerasan baru.

“Kalau UPTD sudah ada dan layanannya jelas, masyarakat akan lebih berani melapor. Ini masalah bersama yang harus kita tangani secara serius,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Tata Kelola Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA, Sylvianti Anggraini, mengungkapkan data nasional yang cukup mengkhawatirkan: satu dari empat perempuan pernah mengalami kekerasan, dan satu dari dua anak pernah menjadi korban.

Di Kalimantan Barat sendiri, progres pembentukan UPTD PPA masih tergolong rendah, yakni baru menyentuh angka 40 persen. Masih terdapat delapan kabupaten/kota yang hingga kini belum memiliki unit layanan tersebut.

“Baru sekitar 40 persen daerah di Kalbar yang membentuk UPTD PPA. Kami hadir bersama Kemendagri untuk mencari solusi dan mempercepat pembentukan ini agar korban tidak menghadapi kekerasan sendirian,” jelas Sylvianti.

Selain itu, ia menyoroti rendahnya penggunaan aplikasi Simfoni PPA Versi 3 di Kalbar. Tercatat baru empat kabupaten/kota yang aktif melakukan input data. Padahal, keaktifan pelaporan ini menjadi syarat wajib bagi daerah untuk memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik.

Melalui penguatan sistem pelaporan dan kehadiran UPTD PPA hingga ke tingkat daerah, pemerintah berharap angka kekerasan dapat ditekan sekaligus memberikan kepastian hukum dan pendampingan bagi para korban menuju visi Indonesia Emas 2045. (Adp/Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
TPP Umumkan Penjaringan Ketum ABTI Kalbar 2026–2030, Berkas Administrasi Cazanova Mulai Diverifikasi

Radar Ketapang

09 Sep 2026

RadarKetapang.Com — Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum Pengurus Provinsi Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kalimantan Barat (Pengprov ABTI Kalbar) periode 2026–2030, Sholihin, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini baru incumbent Cazanova yang resmi mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum. “Setelah TPP terbentuk, kami langsung mengumumkan pendaftaran calon Ketum ABTI Kalbar pada tanggal 5 …

HUT ke-7 IJTI Kalbar: Dari Seminar Digitalisasi, Lomba Video Berita, Hingga Doa Bersama Bencana

Radar Ketapang

09 Sep 2026

RadarKetapang.Com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kalimantan Barat (Pengda IJTI Kalbar) menggelar doa bersama untuk para korban bencana alam di Indonesia. Unjukan doa ini ditujukan bagi para korban bencana Karhutla di Kalimantan, erupsi Anak Gunung Krakatau, hingga musibah gempa bumi di NTT. Agenda doa bersama sekaligus syukuran …

Persiapan Matang Jelang Muswil VII MA Kalbar, Cari Nakhoda Baru Periode 2026–2031

Radar Ketapang

03 Sep 2026

RadarKetapang.Com — Pimpinan Wilayah Mathla’ul Anwar (PW MA) Provinsi Kalimantan Barat siap menyelenggarakan perhelatan lima tahunan Musyawarah Wilayah (Muswil) VII yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 7 September 2026. Mengusung tema strategis “Membangun Peradaban Umat, Menuju Kemandirian Bangsa”, agenda ini menjadi tonggak penting bagi keluarga besar Mathla’ul Anwar di Kalimantan Barat untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan …

Sentil CSR Perusahaan Perkebunan, Wagub Kalbar: Kalau Masih Ada Kawasan Kumuh Berarti Belum Baik

Radar Ketapang

18 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan krusialnya penguatan tata kelola sektor kelapa sawit melalui peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, optimalisasi kontribusi korporasi bagi daerah, serta dukungan penuh terhadap implementasi kebijakan ekspor satu pintu. Kebijakan strategis ini menjadi arahan langsung pemerintah pusat melalui Danantara. Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama perwakilan …

Sebut Target Evi Realistis, Sekjen Herman Khaeron Minta Demokrat Kalbar Rebut Kembali Kejayaan 2009

Radar Ketapang

18 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan tiga hal penting kepada seluruh kadernya di Kalimantan Barat (Kalbar) jika ingin mengamankan kemenangan besar pada gelaran pemilu mendatang. Pesan strategis tersebut disampaikan langsung oleh AHY saat membuka secara resmi agenda Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat yang berlangsung pada Jumat …

Ingatkan Larangan Tebang Pohon Sembarangan, Edi Rusdi Kamtono: Wajib Ganti Minimal 50 Hingga 100 Bibit

Radar Ketapang

18 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mendorong penyelenggaraan pameran flora dan fauna sebagai sarana strategis untuk mempromosikan kekayaan hayati Kalimantan Barat (Kalbar). Selain sebagai ajang edukasi, pameran ini dibidik menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama di tengah momentum musim panen buah di daerah tersebut. Agenda pameran ini berpusat di halaman Kolam Renang Ampera …

Hot Categories