- Ale AleGandeng YPPCBL Bandung, RSUD dr. Agoesdjam Sukses Laksanakan Operasi Celah Langit-Langit 25 Pasien
- NewsSentil CSR Perusahaan Perkebunan, Wagub Kalbar: Kalau Masih Ada Kawasan Kumuh Berarti Belum Baik
- NewsHarisson Desak 8 Daerah di Kalbar Segera Bentuk UPTD PPA, Rendahnya Pelaporan Disoroti
- NewsPanen Raya Jagung Kendawangan, Polda Kalbar: Swasembada Pangan Bukan Lagi Sekadar Impian
- PendidikanPontianak Jadi Tuan Rumah KNSI XXI, Wamenhut Ajak Sylva Indonesia Kawal Program Perhutanan Sosial

Kisah Sultan Tengah: Terdampar di Sukadana, Membina Dinasti Kerajaan Melayu hingga ke Sambas
RadarKetapang.Com — Hubungan emosional dan historis antara masyarakat Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia, ternyata telah mengakar kuat sejak berabad-abad silam. Salah satu bukti otentik yang mengikat kuat kekerabatan dua wilayah bertetangga ini tertuju pada satu nama besar: Sultan Tengah.
Jejak peradaban ini dikupas kembali oleh Mohd Nurnazmi, selaku Tour Guide resmi dari Kementerian Pelancongan, Seni dan Budaya Malaysia, saat membawa sejumlah awak media asal Indonesia berkunjung ke Makam Sultan Tengah yang berada di kawasan Kampung Santubong, Kuching, Sarawak, Malaysia, Senin (29/6/2026).
Menurut versi penuturan sejarah di Malaysia, Sambas—khususnya Sambas Melayu—memiliki keterkaitan darah yang sangat rapat dengan Sarawak Melayu. Hal tersebut dikarenakan kedua wilayah ini pernah berbagi pemimpin atau sultan yang sama.
“Untuk Sambas, setelah dari sini (Sarawak), beliau sempat menjadi Sultan Sambas. Karena Sultan Tengah ini seorang yang suka mengembara. Beliau berhenti di sini, beliau membangun kerajaan. Beliau berhenti di Sambas, beliau membangun kerajaan di sana,” jelas Nurnazmi.
Nurnazmi memaparkan bahwa keberadaan Sultan Tengah bermula dari wilayah Sarawak yang kala itu berada di bawah naungan Kesultanan Brunei. Berdasarkan data pada papan informasi di kawasan makam, baginda merupakan sultan pertama sekaligus terakhir di Sarawak yang naik takhta sekitar tahun 1599 Masehi dengan gelar Sultan Ibrahim Ali Omar Syah.
Sifatnya yang gemar mengembara membawa Sultan Tengah melakukan perjalanan jauh ke wilayah Johor-Pahang. Menariknya, dalam perjalanan pulang menuju Sarawak, kapal baginda sempat terdampar di Sukadana (sekarang masuk wilayah Kabupaten Kayong Utara/Ketapang). Di Sukadana inilah sang sultan membina rumah tangga.
“Semasa berangkat balik dari Johor, Baginda terdampar di Sukadana dan berkahwin (menikah) di sana. Jadi kita tidak menutup kemungkinan itu (istri orang Sukadana), karena itu saya bilang bahwa Sambas dan Sarawak itu kita tidak jauh berbeda. Maksudnya, beliau memiliki keturunan di sana,” ungkap Nurnazmi.
Pernikahan di tanah Sukadana tersebut kemudian melahirkan keturunan yang menjadi penguasa di Kalimantan Barat. Berdasarkan catatan manuskrip setempat, seorang putera baginda kemudian diangkat menjadi Sultan Sambas, dan seorang putera lainnya menjadi Sultan Matan.

Tulisan yang tertera di papan dekat makam Sultan Tengah. (Foto: Tim Liputan)
Silsilah inilah yang menjawab mengapa arsitektur istana kuno di Sambas memiliki kemiripan struktur tertentu, walau dalam skala yang lebih minimalis.
Kisah sang pengembara agung ini harus berakhir tragis di tanah Sarawak. Sekembalinya dari tanah Kalimantan, Sultan Tengah mangkat akibat dibunuh oleh anggota keluarganya sendiri di kawasan Batu Buaya pada tahun 1641, dan kemudian jasadnya dimakamkan di Santubong.
Meskipun Dinasti Sultan Tengah di Sarawak telah berakhir, warisannya tidak pernah pudar. Empat nama gelar pembesar Sarawak yang pernah dilantik oleh baginda—yaitu Dato Patinggi Seri Setia, Dato Shahbandar Indera Wangsa, Dato Amar Seri Diraja, dan Dato Temenggong Laila Wangsa—masih tetap kekal menjadi pusaka abadi dan digunakan dalam sistem adat Sarawak hingga hari ini. *(Tim Liputan/Aal)
Radar Ketapang
09 Sep 2026
RadarKetapang.Com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kalimantan Barat (Pengda IJTI Kalbar) menggelar doa bersama untuk para korban bencana alam di Indonesia. Unjukan doa ini ditujukan bagi para korban bencana Karhutla di Kalimantan, erupsi Anak Gunung Krakatau, hingga musibah gempa bumi di NTT. Agenda doa bersama sekaligus syukuran …
Radar Ketapang
11 Jul 2026
RadarKetapang.Com — Sekolah Adat Arus Kualant menjadi ruang hidup bagi generasi muda Dayak di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lembaga pendidikan nonformal ini hadir untuk mendidik anak-anak agar tumbuh, belajar, dan mencintai warisan leluhur mereka. Sekolah adat ini lahir dari sebuah keresahan mendalam akan memudarnya pengetahuan adat serta …
Radar Ketapang
01 Jun 2026
RadarKetapang.com – Polsek Sandai bersama Pemerintah Desa Penjawaan melakukan sosialisasi dan pemasangan papan larangan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Pawan, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap praktik penambangan emas ilegal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan serta mencemari sumber air yang dimanfaatkan …
Radar Ketapang
25 Mei 2026
RadarKetapang.Com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ketapang menerima audiensi resmi dari pengurus Masjid Nurul Iman Desa Kendawangan. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kepala Kantor Kemenag Ketapang pada Senin (25/05/2026) siang. Audiensi ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ketapang, Syarifendi. Sementara dari pihak masyarakat Desa Kendawangan, hadir sejumlah pengurus teras …
Radar Ketapang
21 Mei 2026
RadarKetapang.Com — Setelah melakukan aksi pencarian intensif selama dua hari berturut-turut, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Maga (34), warga Desa Pangkalan Telok, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Kinjil, Dusun Sungai Kinjil, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Rabu (20/05/2026) malam. Jasad korban berhasil dievakuasi …
Radar Ketapang
15 Mei 2026
RadarKetapang.Com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya secara resmi menghentikan seluruh aktivitas penebangan pohon mangrove dan pembakaran arang bakau di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar. Langkah berani ini diambil sebagai upaya darurat penyelamatan ekosistem pesisir yang dinilai semakin terancam punah. Keputusan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, usai memimpin rapat koordinasi lintas …
14 Feb 2026 641 views
RadarKetapang.Com — Sebuah langkah besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Kalimantan Barat dimulai dengan resmi dilantiknya Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Mikro Menengah Nusantara (PW APIMSA) Kalimantan Barat. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat pada Sabtu pagi (14/02/2026) di Orchard Hotel Gajah Mada, Kota Pontianak. Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Apimsa, …
30 Jan 2026 595 views
RadarKetapang.Com – Bolu pisang hingga kini masih menjadi kudapan favorit keluarga berkat perpaduan rasa manis alami dan aroma khas yang menggugah selera. Menariknya, bagi Anda yang tidak memiliki timbangan dapur atau alat elektronik seperti mixer, kini tersedia metode praktis membuat bolu pisang kukus hanya dengan menggunakan takaran sendok. Resep ini tidak hanya memudahkan pemula dalam …
11 Jul 2026 445 views
RadarKetapang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) resmi meluncurkan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSBLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Wadah ini dibentuk sebagai instrumen sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha guna menggenjot pembangunan berkelanjutan. Prosesi peluncuran forum tersebut berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Kamis (09/07/2026) malam, yang dihadiri langsung …
17 Jan 2026 359 views
RadarKetapang.com – Pulau Bali kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung pariwisata global. Dalam The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor, Bali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia, menempati peringkat pertama dan mencetak sejarah baru bagi Indonesia. Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang keikutsertaan Bali dalam pemeringkatan TripAdvisor. Sebelumnya, Pulau …
24 Jan 2026 350 views
RadarKetapang.Com — Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melantik sebanyak 163 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang pada Kamis (23/01/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penguatan birokrasi daerah. Tujuannya agar mesin pemerintahan mampu menjalankan fungsi pelayanan publik …
23 Jan 2026 332 views
RadarKetapang.Com Pakar kesehatan dr. Zaidul Akbar membagikan pandangannya mengenai metode paling praktis untuk menjaga kebugaran tubuh melalui unggahan video pada 2 Februari 2024. Beliau menekankan bahwa kunci kesehatan yang optimal sering kali dimulai dari kebiasaan makan yang lebih terkendali. Mengurangi Makan sebagai Langkah Awal Menurut dr. Zaidul Akbar, mengurangi asupan makanan merupakan salah satu cara …
19 Jan 2026 325 views
RadarKetapang.com – Pemerintah berencana merevitalisasi keraton dan kesultanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing keraton, dengan mempertimbangkan nilai sejarah dan kearifan lokal. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 17 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Fadli meninjau …
Comments are not available at the moment.