Home » Ale Ale » Gandeng YPPCBL Bandung, RSUD dr. Agoesdjam Sukses Laksanakan Operasi Celah Langit-Langit 25 Pasien

Gandeng YPPCBL Bandung, RSUD dr. Agoesdjam Sukses Laksanakan Operasi Celah Langit-Langit 25 Pasien

Radar Ketapang 16 Feb 2026 121

RadarKetapang.Com — Pemerintah Kabupaten Ketapang menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas melalui Kegiatan Bakti Sosial Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit tahun 2026. Kegiatan kolaboratif ini diselenggarakan oleh RSUD dr. Agoesdjam bekerja sama dengan Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-Langit (YPPCBL) Bandung serta sejumlah mitra perusahaan dan perbankan sebagai sponsor.

Sekretaris Daerah Ketapang, Repalianto, secara resmi membuka kegiatan tersebut di Aula RSUD dr. Agoesdjam pada Sabtu (14/02/2026).

Dalam sambutannya, Sekda memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, termasuk Departemen Bedah Mulut FKG Universitas Padjadjaran dan Smile Train Indonesia, atas kontribusi nyata bagi masyarakat Ketapang.

Ia menekankan bahwa kelainan bibir sumbing memiliki dampak luas, mulai dari sisi kesehatan hingga aspek psikologis dan sosial penderitanya.

“Kegiatan ini memiliki nilai strategis dan kemanusiaan yang sangat tinggi, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses dan kemampuan ekonomi,” ujar Repalianto.

Pemkab Ketapang mendukung penuh sinergi antara rumah sakit, institusi pendidikan, dan lembaga sosial demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata serta berkeadilan.

Repalianto berharap bakti sosial ini menjadi contoh praktik baik dalam pelayanan kesehatan berbasis kemitraan dan kepedulian sosial di Bumi Ale-Ale.

Direktur RSUD dr. Agoesdjam, drg. Basaria Rajagukguk, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni sejak 13 hingga 15 Februari 2026.

Dari total 27 pendaftar, sebanyak 25 orang dinyatakan memenuhi indikasi medis untuk menjalani operasi. Para peserta berasal dari berbagai wilayah, termasuk dari kecamatan terjauh seperti Manis Mata, Air Upas, dan Sandai.

Ketua Yayasan YPPCBL Bandung, Mantra Nandini, menyebutkan bahwa kerja sama ini sebenarnya sudah terjalin cukup lama di Kabupaten Ketapang.

Ia menekankan bahwa keberhasilan operasi sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah serta kemudahan akses informasi bagi keluarga penderita yang kurang beruntung.

“Akses yang sulit dicapai dan kurangnya informasi sering menjadi kendala. Saya mengajak semua pihak agar aktif memberikan informasi terkait kegiatan seperti ini,” ungkap Mantra Nandini.

Acara pembukaan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara RSUD dr. Agoesdjam dengan Yayasan YPPCBL.

Usai acara formal, Sekda Repalianto langsung meninjau ruangan pasien untuk memberikan edukasi serta motivasi kepada keluarga agar tetap semangat selama proses penyembuhan.

*Pro/Tim

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mantan Wabup Ketapang Farhan Resmi Jabat Ketua DPC PKB, Siap Sasar Potensi Suara Warga Nahdliyin

Radar Ketapang

04 Agu 2026

RadarKetapang.Com — Mantan Wakil Bupati Ketapang, Farhan, resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ketapang yang baru untuk Masa Bakti 2026–2031. Kepastian ini diperoleh setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui DPW PKB Kalimantan Barat secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PKB Kabupaten/Kota se-Kalbar pada Sabtu (01/08/2026). …

Hari Pertama Sekolah Jadi Momentum Kedekatan Emosional, Achmad Sholeh Minta ASN Hingga Swasta Antar Anak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan strategis tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Surat Edaran (SE) Bupati Ketapang Nomor 43 Tahun 2026. Menurut Achmad Sholeh, gerakan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam memperkuat kembali peran domestik …

Kagumi Kiprah Dellyana Winki, Istri Cak Imin Serahkan Kategori Beasiswa Pelatihan Mandiri di Ketapang

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Keadilan Sejahtera (PKB) tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi dunia pendidikan informal di Kabupaten Ketapang. Fraksi PKB secara resmi menyerahkan bantuan Beasiswa Jejak Nusantara untuk sedikitnya 25 siswa Sekolah Adat Arus Kualant di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kamis (09/07/2026). Rombongan petinggi DPP PKB …

Gunakan Hutan Sebagai Perpustakaan, Sekolah Adat Arus Kualant Bentuk Karakter Generasi Muda Dayak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Sekolah Adat Arus Kualant menjadi ruang hidup bagi generasi muda Dayak di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lembaga pendidikan nonformal ini hadir untuk mendidik anak-anak agar tumbuh, belajar, dan mencintai warisan leluhur mereka. Sekolah adat ini lahir dari sebuah keresahan mendalam akan memudarnya pengetahuan adat serta …

Polsek Manis Mata Gandeng Tokoh Masyarakat dan PSHT Perkuat Pencegahan Narkoba

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Manis Mata menggelar penyuluhan bahaya narkoba di Gedung Padepokan PSHT, Dusun Tengkawang, Desa Manis Mata, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Narkoba Adalah Musuh Bersama” itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, hingga warga setempat. Kapolsek …

Polsek Sandai dan Pemdes Penjawaan Pasang Larangan PETI di Sungai Pawan, Penambang Ilegal Diingatkan Sanksi Hukum

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Sandai bersama Pemerintah Desa Penjawaan melakukan sosialisasi dan pemasangan papan larangan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Pawan, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap praktik penambangan emas ilegal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan serta mencemari sumber air yang dimanfaatkan …

Hot Categories