Home » News » Sentil CSR Perusahaan Perkebunan, Wagub Kalbar: Kalau Masih Ada Kawasan Kumuh Berarti Belum Baik

Sentil CSR Perusahaan Perkebunan, Wagub Kalbar: Kalau Masih Ada Kawasan Kumuh Berarti Belum Baik

Radar Ketapang 18 Jul 2026 87

RadarKetapang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan krusialnya penguatan tata kelola sektor kelapa sawit melalui peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, optimalisasi kontribusi korporasi bagi daerah, serta dukungan penuh terhadap implementasi kebijakan ekspor satu pintu. Kebijakan strategis ini menjadi arahan langsung pemerintah pusat melalui Danantara.

Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama perwakilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan jajaran direksi perusahaan swasta sektor perkebunan kelapa sawit di Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (14/07/2026).

Dalam arahannya, Krisantus menekankan bahwa setiap entitas bisnis yang beroperasi di wilayah Kalbar harus memiliki komitmen kuat untuk turut membangun daerah, bukan sekadar mengeruk keuntungan dan menjalankan aktivitas usaha. Keberadaan investasi sektor perkebunan ini wajib memberikan kemaslahatan nyata bagi masyarakat lokal demi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ia menggarisbawahi, seluruh korporasi, termasuk yang memiliki kantor pusat di luar territorial Kalimantan Barat, wajib hukumnya menghormati kearifan lokal serta tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di daerah.

“Jangan mentang-mentang BUMN atau perusahaan besar, lalu mengabaikan kewajiban. Anda beroperasi di Kalimantan Barat, maka harus mengikuti kearifan lokal dan peraturan yang berlaku di sini,” tegas Krisantus di hadapan peserta rapat.

Orang nomor dua di Kalbar ini juga menyoroti realisasi Corporate Social Responsibility (CSR) yang dinilai masih jauh dari kata optimal. Menurutnya, masih ditemukannya kawasan permukiman yang kurang layak huni di sekitar wilayah operasional perkebunan menjadi indikator otentik bahwa tanggung jawab sosial perusahaan belum memberikan dampak yang terukur.

Oleh karena itu, ia meminta manajemen perusahaan mendesain ulang program CSR agar lebih tepat sasaran, menyentuh kebutuhan mendasar, dan berkelanjutan sehingga benar-benar mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kalau masih ada kawasan kumuh di sekitar perusahaan, berarti CSR belum dijalankan dengan baik. Kehadiran perusahaan harus mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya memaparkan.

Selain tata kelola sosial, Krisantus menaruh atensi serius terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui instrumen Pajak Air Permukaan (PAP). Potensi penerimaan dari sektor ini dinilai masih sangat bisa digenjot agar sebanding dengan besarnya volume aktivitas operasional korporasi yang memanfaatkan sumber daya air daerah.

Merespons hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam waktu dekat akan membentuk tim khusus yang melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Tim ini bertugas melakukan evaluasi dan audit lapangan terhadap penggunaan air permukaan oleh korporasi agar pembayaran pajak dilakukan secara akurat sesuai dengan regulasi yang ada.

“Saya akan membentuk tim untuk mengecek penggunaan air permukaan di perusahaan-perusahaan agar pembayaran pajak sesuai dengan pemakaian sebenarnya. Ini adalah kewajiban pengusaha kepada negara dan daerah yang harus dijalankan tanpa tapi,” katanya menerangkan.

Wagub juga menambahkan bahwa forum koordinasi ini menjadi jembatan untuk menyamakan persepsi antara regulator dan pelaku usaha terkait skema ekspor satu pintu lewat Danantara. Diharapkan, seluruh pelaku industri sawit mendukung penuh kebijakan pusat tersebut dengan tetap memprioritaskan kepatuhan regulasi serta menjaga stabilitas pembangunan di Kalimantan Barat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan bakal mengawal ketat implementasi instruksi ini melalui mekanisme koordinasi dan evaluasi berkala bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

“Saya akan mengawal ketat implementasi arahan ini. Pertemuan lanjutan akan segera dijadwalkan agar seluruh pimpinan perusahaan hadir dan menjalankan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kalimantan Barat,” pungkasnya menyudahi arahan. *(Adp/Aal)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
TPP Umumkan Penjaringan Ketum ABTI Kalbar 2026–2030, Berkas Administrasi Cazanova Mulai Diverifikasi

Radar Ketapang

09 Sep 2026

RadarKetapang.Com — Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum Pengurus Provinsi Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kalimantan Barat (Pengprov ABTI Kalbar) periode 2026–2030, Sholihin, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini baru incumbent Cazanova yang resmi mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum. “Setelah TPP terbentuk, kami langsung mengumumkan pendaftaran calon Ketum ABTI Kalbar pada tanggal 5 …

HUT ke-7 IJTI Kalbar: Dari Seminar Digitalisasi, Lomba Video Berita, Hingga Doa Bersama Bencana

Radar Ketapang

09 Sep 2026

RadarKetapang.Com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kalimantan Barat (Pengda IJTI Kalbar) menggelar doa bersama untuk para korban bencana alam di Indonesia. Unjukan doa ini ditujukan bagi para korban bencana Karhutla di Kalimantan, erupsi Anak Gunung Krakatau, hingga musibah gempa bumi di NTT. Agenda doa bersama sekaligus syukuran …

Persiapan Matang Jelang Muswil VII MA Kalbar, Cari Nakhoda Baru Periode 2026–2031

Radar Ketapang

03 Sep 2026

RadarKetapang.Com — Pimpinan Wilayah Mathla’ul Anwar (PW MA) Provinsi Kalimantan Barat siap menyelenggarakan perhelatan lima tahunan Musyawarah Wilayah (Muswil) VII yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 7 September 2026. Mengusung tema strategis “Membangun Peradaban Umat, Menuju Kemandirian Bangsa”, agenda ini menjadi tonggak penting bagi keluarga besar Mathla’ul Anwar di Kalimantan Barat untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan …

Sebut Target Evi Realistis, Sekjen Herman Khaeron Minta Demokrat Kalbar Rebut Kembali Kejayaan 2009

Radar Ketapang

18 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan tiga hal penting kepada seluruh kadernya di Kalimantan Barat (Kalbar) jika ingin mengamankan kemenangan besar pada gelaran pemilu mendatang. Pesan strategis tersebut disampaikan langsung oleh AHY saat membuka secara resmi agenda Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat yang berlangsung pada Jumat …

Ingatkan Larangan Tebang Pohon Sembarangan, Edi Rusdi Kamtono: Wajib Ganti Minimal 50 Hingga 100 Bibit

Radar Ketapang

18 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mendorong penyelenggaraan pameran flora dan fauna sebagai sarana strategis untuk mempromosikan kekayaan hayati Kalimantan Barat (Kalbar). Selain sebagai ajang edukasi, pameran ini dibidik menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama di tengah momentum musim panen buah di daerah tersebut. Agenda pameran ini berpusat di halaman Kolam Renang Ampera …

Puncak El Nino Mengintai, Polres Kubu Raya Ancam Pembakar Lahan Pidana 10 Tahun dan Denda Rp15 Miliar

Radar Ketapang

18 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengintai wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, seiring dengan masuknya musim kemarau ekstrem. Menanggapi situasi krusial ini, Polres Kubu Raya bersama Polsek jajarannya gencar melakukan sosialisasi di sejumlah titik rawan karhutla. Pihak kepolisian yang didukung penuh oleh Pemda Kubu Raya dan para pemangku kepentingan (stakeholders) …

Hot Categories