Home » Ale Ale » Lestarikan Tradisi Megengan, Paguyuban Jawa Ketapang Perkuat Persaudaraan Jelang Ramadhan 1447 H

Lestarikan Tradisi Megengan, Paguyuban Jawa Ketapang Perkuat Persaudaraan Jelang Ramadhan 1447 H

Radar Ketapang 15 Feb 2026 72

RadarKetapang.Com — Suasana hangat, religius, dan penuh kebersamaan terasa kuat di Pendopo Joglo Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang pada Jumat malam (13/02/2026). Ratusan warga dari berbagai latar belakang berkumpul dalam Doa Bersama Bulan Ruwah atau Sya’ban (Megengan) sebagai bentuk syukur sekaligus persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum spiritual dan sosial yang memberi energi positif bagi masyarakat Kabupaten Ketapang melalui pelestarian tradisi yang sejuk.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Dandim 1203 Ketapang, Danlanal Ketapang, perwakilan Polres, Ketua MUI, Ketua NU, serta para sesepuh dan tokoh masyarakat lainnya.

Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang, menjelaskan bahwa megengan memiliki filosofi mendalam.

“Megengan berasal dari kata ‘menahan’—menahan hawa nafsu, perilaku buruk, serta lapar dan dahaga sebagai latihan sebelum Ramadhan,” ujar Achmad Sholeh dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa dalam budaya Jawa, tradisi ini juga dikenal dengan istilah nyadran, padusan, ojenan, hingga dandangan yang semuanya bermakna persiapan diri lahir maupun batin.

Megengan di Ketapang juga identik dengan berbagi kue apem yang secara filosofis merupakan simbol permohonan maaf serta rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Tradisi ini penting agar anak-cucu kita tetap memahami akar budaya yang sarat nilai spiritual. Kita ingin Ramadhan datang dalam suasana hati yang bersih dan penuh persaudaraan,” tambahnya.

Achmad Sholeh menegaskan kegiatan ini menjadi simbol kerukunan masyarakat Jawa di Ketapang yang berasal dari berbagai daerah seperti Kudus, Jepara, Yogyakarta, hingga Surakarta.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Ketapang, Sekdis Parbud Rahmad Rohendi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan budaya dan nilai keagamaan tersebut.

Menurutnya, tradisi seperti megengan memperkuat persatuan, toleransi, serta karakter religius yang sangat berdampak positif bagi kemajuan daerah Kabupaten Ketapang.

Tausiyah agama dalam acara ini disampaikan oleh Kiyai H. Ahmad Asnawi, pengasuh Pondok Pesantren Darul Ma’ruf Kudus, Jawa Tengah, yang menekankan kemuliaan bulan Sya’ban dan Ramadhan.

Beliau mengingatkan jamaah untuk memanfaatkan momentum ini dengan memperbanyak doa serta memastikan setiap amal dilakukan dengan benar, ikhlas, dan dari sumber yang halal.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang semakin mempererat keakraban antarwarga yang hadir di Pendopo Joglo malam itu.

Megengan di Ketapang membuktikan bahwa budaya lokal dan nilai Islam dapat berjalan beriringan dalam menciptakan suasana religius yang menggembirakan sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

*Hms/Aal

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Diduga Tak Kantongi Izin PKKPRL, KKP Segel Terminal Khusus PT WHW di Kendawangan

Radar Ketapang

15 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara operasional Terminal Khusus (Tersus) milik PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR). Penyegelan tersus yang berlokasi di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat ini dilakukan pada Rabu (13/05/2026). Langkah penghentian sementara …

Sengkarut Koperasi dan Tenaga Kerja, Komisi II DPRD Ketapang Panggil Dinas Terkait Bahas Nepotisme Pengurus

Radar Ketapang

11 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang menggelar rapat kerja bersama mitra dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna membahas berbagai permasalahan krusial terkait tenaga kerja dan koperasi di sejumlah perusahaan. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat I Gedung DPRD Ketapang pada Senin (11/05/2026) ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi II, …

Nelayan Muara Pawan Sebut Pertumbuhan Kapal Baru Tak Sebanding dengan Alokasi Solar

Radar Ketapang

11 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Komunitas nelayan dari Desa Tempurukan dan Desa Sungai Awan Kiri memberikan klarifikasi resmi terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang sempat mencuat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Tempurukan pada Jumat (08/05/2026) siang, para nelayan menegaskan bahwa sistem penyaluran melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum …

Mathoji dan Syaidianur Desak Kepastian Regulasi PPPK Paruh Waktu: Daerah Butuh Dasar Hukum Penataan Non-ASN

Radar Ketapang

07 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Jajaran pimpinan dan Komisi I DPRD Kabupaten Ketapang melaksanakan kunjungan kerja konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) di Jakarta. Konsultasi ini dilakukan untuk membahas mekanisme perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu, serta kepastian perpanjangan masa kontrak mereka. Rombongan dipimpin langsung oleh …

HUT ke-6 Danlanal Ketapang: Laksda Sawa Puji Kerukunan Antar Suku di ‘Miniatur Indonesia’

Radar Ketapang

07 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Mateus Yudi, menghadiri acara ramah tamah menyambut kunjungan kerja Komandan Kodamar (Kodaeral) XII, Laksda Sawa, beserta Ketua Daerah Jalasenastri Kodamar XII, Ny. Ani Sawa. Kegiatan yang dirangkaikan dengan perayaan hari jadi Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ketapang ke-6 tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Ketapang pada Rabu malam …

Guru PAI Ketapang Desak Pencairan Tunjangan Profesi Tepat Waktu

Radar Ketapang

07 Mei 2026

RadarKetapang.Com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ketapang menerima audiensi dari Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Ketapang sebagai upaya memperkuat sinergi dalam peningkatan mutu pendidikan agama di Bumi Ale-Ale, Rabu (6/5/26). Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Ketapang, Syarifendi, didampingi jajaran Kasi Penmad, Kasi Papkis, serta Penyelenggara Katolik dan …

Hot Categories