Home » News » Evaluasi Kinerja Program Strategis Nasional: Sekda Kalbar Targetkan Nilai di Atas 70

Evaluasi Kinerja Program Strategis Nasional: Sekda Kalbar Targetkan Nilai di Atas 70

Radar Ketapang 20 Feb 2026 15

RadarKetapang.Com — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, memimpin rapat koordinasi evaluasi kinerja pelaksanaan Program Strategis Nasional (Pro SN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Tengkawang, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, pada Kamis (19/2/2026).

Rapat ini secara khusus membahas kesiapan dokumen serta kelengkapan data yang akan dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri di Jakarta dalam waktu dekat.

Evaluasi tersebut menjadi sangat krusial karena indikator penilaiannya akan menjadi dasar utama pemberian insentif bagi daerah yang dinilai berprestasi.

Dalam arahannya, Harisson menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan sepenuhnya berbasis pada dokumen dan data yang telah diunggah oleh pemerintah daerah.

“Yang dievaluasi adalah data yang kita upload. Jika tidak lengkap, tidak rinci, atau tidak sesuai indikator, maka nilainya akan rendah. Evaluasi ini murni berbasis dokumen,” tegas Harisson.

Ia meminta seluruh jajaran perangkat daerah untuk bersikap serius dan teliti dalam menyiapkan laporan agar Kalimantan Barat mampu bersaing dengan provinsi lain.

Harisson menetapkan target minimal nilai harus berada di atas angka 70 demi menjaga reputasi kinerja pemerintah provinsi.

“Jangan sampai kita mendapat nilai di bawah 70. Kita harus kerja detail dan memastikan seluruh indikator terpenuhi,” ujarnya di depan para kepala perangkat daerah.

Sekda juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp1 triliun sebagai insentif penghargaan bagi kepala daerah dengan kinerja terbaik.

Peluang untuk memperoleh dana insentif tersebut sangat terbuka lebar apabila laporan kinerja Kalimantan Barat dinilai baik dan memiliki nilai yang tinggi.

Salah satu fokus utama dalam evaluasi ini adalah indikator penurunan kemiskinan serta penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah Kalimantan Barat.

Nilai maksimal pada poin ini hanya dapat diraih jika program penanggulangan kemiskinan tercantum jelas dalam dokumen perencanaan seperti RKPD dan APBD.

Jika program tersebut hanya muncul dalam dokumen perubahan, maka nilai indikator akan berkurang, bahkan bernilai nol jika tidak tercantum sama sekali.

Menanggapi aturan tersebut, Harisson meminta seluruh perangkat daerah memastikan alokasi anggaran tertuang secara rinci dan tidak hanya disebutkan secara umum.

“Harus jelas programnya apa, kegiatannya apa, anggarannya berapa. Data pembanding dan capaian tahun sebelumnya juga harus dilampirkan sebagai bukti kinerja,” tegasnya.

Melalui ketelitian dalam pelaporan, ia berharap Kalimantan Barat tidak hanya sekadar mengejar nilai, tetapi juga menunjukkan kualitas perencanaan pembangunan yang nyata.

Ia meyakini bahwa jika seluruh perangkat daerah bekerja secara serius dan terukur, hasil evaluasi yang optimal akan mengikuti dengan sendirinya.

“Ini bukan hanya soal nilai, tetapi bagaimana kita menunjukkan kinerja yang nyata dan terukur. Jika kita serius, hasilnya akan mengikuti,” pungkas Harisson menutup rapat koordinasi tersebut.

*Adp/Aal

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Rp0,92 T untuk Diskon Transportasi, Ini Strategi Stimulus Ramadan 2026

Radar Ketapang

27 Feb 2026

RadarKetapang.com — Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi yang mencakup angkutan darat, laut, penyeberangan, dan udara. Pada sektor …

Anggaran KIP Kuliah 2026 Rp15,3 Triliun, Ini Skema dan Sasarannya

Radar Ketapang

23 Feb 2026

RadarKetapang.com — Pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui peningkatan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menyebut alokasi anggaran KIP Kuliah pada 2026 mencapai Rp15,32 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT), jumlah penerima …

Gubernur Kalbar Ria Norsan: Mari Khatamkan Al-Qur’an dan Tingkatkan Amal Saleh Selama Ramadan

Radar Ketapang

20 Feb 2026

RadarKetapang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melaksanakan Shalat Tarawih malam pertama Ramadan 1447 H bersama keluarga di Surau Al Baaqi, Kompleks Pendopo Gubernur Kalbar. Kegiatan ibadah yang berlangsung pada Kamis malam (19/02/2026) tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan Pendopo. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai pelaksanaan …

Perubahan Iklim Mengancam, Pemerintah Perkuat Tata Kelola Kehutanan

Radar Ketapang

15 Feb 2026

RadarKetapang.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan. “Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan …

Ita Nurcholifah Pimpin PW Apimsa Kalbar: Targetkan Percepatan Sertifikasi Halal dan Pendampingan UMKM

Radar Ketapang

14 Feb 2026

RadarKetapang.Com — Sebuah langkah besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Kalimantan Barat dimulai dengan resmi dilantiknya Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Mikro Menengah Nusantara (PW APIMSA) Kalimantan Barat. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat pada Sabtu pagi (14/02/2026) di Orchard Hotel Gajah Mada, Kota Pontianak. Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Apimsa, …

KPK Ingatkan Risiko Korupsi dalam Wacana Pilkada Lewat DPRD

Radar Ketapang

10 Feb 2026

RadarKetapang.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti bahaya laten korupsi dalam wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Lembaga antirasuah itu menilai pemusatan kewenangan pada segelintir elite politik justru membuka ruang transaksi kekuasaan yang sulit terpantau publik. Peringatan tersebut disampaikan Ketua KPK Setyo …

Hot Categories