Home » Ale Ale » Resmi Jadi Guru Profesional, 69 Guru Agama Katolik di Ketapang Terima Sertifikat Pendidik PPG Daljab

Resmi Jadi Guru Profesional, 69 Guru Agama Katolik di Ketapang Terima Sertifikat Pendidik PPG Daljab

Radar Ketapang 14 Feb 2026 117

RadarKetapang.Com — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang menyerahkan sertifikat pendidik kepada para guru Pendidikan Agama Katolik yang dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch 3.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen nyata Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan keagamaan yang profesional, berkualitas, serta berdampak positif bagi peserta didik di daerah.

Penyerahan sertifikat dilaksanakan pada Jumat (6/2/2026) di Aula Kantor Kemenag Ketapang, yang dimulai pukul 09.00 hingga 10.45 WIB dengan suasana penuh khidmat.

Sebanyak 69 guru menerima sertifikat pendidik tersebut, yang terdiri dari berbagai kategori mulai dari ASN Kemenag, ASN non-Kemenag, ASN PPPK non-Kemenag, hingga para guru non-ASN.

Dalam sambutannya, Plt. Kasi Penyelenggara Katolik Kemenag Ketapang, Servasius Waja, menyampaikan bahwa para peserta yang telah lulus PPG kini resmi menyandang predikat guru profesional.

Ia berharap profesionalitas tersebut tidak hanya berhenti pada selembar sertifikat, tetapi harus benar-benar diwujudkan dalam kinerja serta pengabdian sehari-hari di lingkungan sekolah masing-masing.

“Bapak dan Ibu saat ini sudah menjadi guru profesional. Karena itu, dalam pelaksanaan tugas dan kinerja ke depan hendaknya juga senantiasa menunjukkan sikap dan kerja yang profesional,” pesan Servasius Waja.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, Syarifendi, menegaskan bahwa sertifikat ini adalah bentuk pengakuan negara terhadap kompetensi guru agama.

Menurut Syarifendi, guru agama memiliki peran strategis yang tidak terbatas pada proses pembelajaran saja, namun juga mencakup pembentukan karakter dan penguatan iman siswa.

Ia menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah sebagai bagian dari tanggung jawab moral seorang guru agama yang profesional.

Sertifikat pendidik merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui metode pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta berorientasi pada mutu layanan pendidikan yang lebih baik.

Profesionalitas guru diharapkan tercermin dari sikap melayani, integritas yang tinggi, serta adanya komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kapasitas diri di masa depan.

Peningkatan kompetensi melalui jalur PPG ini sejalan dengan prioritas Kementerian Agama dalam memperkuat kualitas pendidikan keagamaan dan layanan publik yang bermanfaat luas bagi masyarakat.

Penyerahan sertifikat ini menjadi titik awal baru bagi 69 guru tersebut untuk memberikan kontribusi terbaiknya dalam mencetak generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia di Kabupaten Ketapang.

*Hms/Tim

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mantan Wabup Ketapang Farhan Resmi Jabat Ketua DPC PKB, Siap Sasar Potensi Suara Warga Nahdliyin

Radar Ketapang

04 Agu 2026

RadarKetapang.Com — Mantan Wakil Bupati Ketapang, Farhan, resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ketapang yang baru untuk Masa Bakti 2026–2031. Kepastian ini diperoleh setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui DPW PKB Kalimantan Barat secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PKB Kabupaten/Kota se-Kalbar pada Sabtu (01/08/2026). …

Hari Pertama Sekolah Jadi Momentum Kedekatan Emosional, Achmad Sholeh Minta ASN Hingga Swasta Antar Anak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan strategis tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Surat Edaran (SE) Bupati Ketapang Nomor 43 Tahun 2026. Menurut Achmad Sholeh, gerakan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam memperkuat kembali peran domestik …

Kagumi Kiprah Dellyana Winki, Istri Cak Imin Serahkan Kategori Beasiswa Pelatihan Mandiri di Ketapang

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Keadilan Sejahtera (PKB) tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi dunia pendidikan informal di Kabupaten Ketapang. Fraksi PKB secara resmi menyerahkan bantuan Beasiswa Jejak Nusantara untuk sedikitnya 25 siswa Sekolah Adat Arus Kualant di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kamis (09/07/2026). Rombongan petinggi DPP PKB …

Gunakan Hutan Sebagai Perpustakaan, Sekolah Adat Arus Kualant Bentuk Karakter Generasi Muda Dayak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Sekolah Adat Arus Kualant menjadi ruang hidup bagi generasi muda Dayak di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lembaga pendidikan nonformal ini hadir untuk mendidik anak-anak agar tumbuh, belajar, dan mencintai warisan leluhur mereka. Sekolah adat ini lahir dari sebuah keresahan mendalam akan memudarnya pengetahuan adat serta …

Polsek Manis Mata Gandeng Tokoh Masyarakat dan PSHT Perkuat Pencegahan Narkoba

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Manis Mata menggelar penyuluhan bahaya narkoba di Gedung Padepokan PSHT, Dusun Tengkawang, Desa Manis Mata, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Narkoba Adalah Musuh Bersama” itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, hingga warga setempat. Kapolsek …

Polsek Sandai dan Pemdes Penjawaan Pasang Larangan PETI di Sungai Pawan, Penambang Ilegal Diingatkan Sanksi Hukum

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Sandai bersama Pemerintah Desa Penjawaan melakukan sosialisasi dan pemasangan papan larangan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Pawan, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap praktik penambangan emas ilegal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan serta mencemari sumber air yang dimanfaatkan …

Hot Categories