Home » News » Soroti Pengadaan Beras Rp29 Ribu Hingga Masker Anak Rp600 Juta, Publik Pertanyakan Anggaran Bencana Kalbar

Soroti Pengadaan Beras Rp29 Ribu Hingga Masker Anak Rp600 Juta, Publik Pertanyakan Anggaran Bencana Kalbar

Radar Ketapang 23 Okt 2026 18

RadarKetapang.Com — Penggunaan anggaran bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp40 miliar yang bersumber dari Bantuan Presiden (Banpres) untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendadak jadi sorotan hangat publik di media sosial.

Sejumlah item rincian pos belanja bantuan bencana tersebut menuai kritik tajam dan pertanyaan dari para warganet. Komponen yang dipersoalkan sangat beragam, mulai dari harga satuan kebutuhan bahan pokok, perlengkapan logistik, hingga pengadaan masker untuk anak-anak yang terdampak kepungan asap.

Gelombang pertanyakan warganet tersebut tampak membanjiri kolom komentar akun Instagram resmi @kalbarprov. Akun bernama @ikaaprliand mempertanyakan harga pengadaan beras yang tertera mencapai Rp29 ribu per satuan dan mi instan yang mencatatkan angka Rp222 ribu.

Senada dengan hal itu, akun @tesyaangelica dan @te turut menyoroti biaya pengadaan kertas HVS 75 gram yang tercantum hingga angka Rp75 ribu hingga Rp76 ribu per rim.

Sorotan publik tak berhenti pada logistik dasar dan administrasi. Alokasi dana untuk pengadaan selimut, handuk, serta sarung yang masing-masing bernilai fantastis hingga lebih dari Rp300 juta juga tidak luput dari cecaran netizen.

Bahkan, item pengadaan masker anak yang menelan anggaran lebih dari Rp600 juta turut memicu keraguan publik terkait efektivitas penjualannya di lapangan.

Masyarakat menyuarakan keprihatinan lantaran distribusi pembagian masker bagi anak-anak sekolah yang sempat diliburkan dinilai tidak terlihat masif di lapangan. Padahal, anak-anak tergolong kelompok rentan terhadap ancaman penyakit pernapasan saat kabut asap melanda. Isu ini kian sensitif menyusul beredarnya kabar seorang anak di wilayah terdampak yang diduga meninggal dunia akibat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Foto: Screenshot/Ig.

Guna menghindari spekulasi liar dan dugaan penyimpangan anggaran (fraud), publik mendesak Pemprov Kalbar beserta instansi teknis terkait untuk segera melakukan klarifikasi terbuka dengan mengibarkan asas transparansi.

Pemprov Kalbar diharapkan membeberkan rincian spesifikasi barang, volume pembelian, nama vendor penyedia, hingga bukti Berita Acara Serah Terima (BAST) dan daftar penerima manfaat. Publik ingin memastikan apakah deretan harga yang viral di media sosial tersebut merupakan nilai per unit, harga per paket borongan, atau keliru dalam menginput satuan nominal.

Hingga terbitnya klarifikasi resmi dan penyerahan bukti dokumen kontrak yang valid, polemik angka anggaran bantuan bencana karhutla ini belum dapat disimpulkan sebagai bentuk penyalahgunaan. Publik kini menanti penjelasan akuntabel agar dana darurat puluhan miliar rupiah tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak asap.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ukir Prestasi Nasional di Jakarta, Bank Kalbar Raih Skor 91,85 Kategori Aset Rp25 Triliun hingga Rp50 Triliun

Radar Ketapang

25 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Sebuah pesan prestasi dari jantung Bumi Khatulistiwa kembali menggema di panggung keuangan nasional. PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) sukses mengukuhkan eksistensinya dengan menyabet penghargaan The Finance Award 2026 berpredikat “Sangat Bagus”. Dalam ajang penentuan kinerja perbankan nasional tersebut, Bank Kalbar berhasil mengantongi skor tinggi 91,85 pada kategori Bank dengan Aset …

Hadirkan Suasana Hangat Berkonsep ‘Kite Jage Kite’, Bank Kalbar KCU Pontianak Turut Rayakan Hari Jadi Kota Khatulistiwa

Radar Ketapang

23 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Pontianak, Bank Kalbar Kantor Cabang Utama (KCU) Pontianak menghadirkan suasana pelayanan yang penuh kemeriahan melalui ornamen dekorasi khas, fasilitas photo booth, hingga sajian kuliner tradisional gratis untuk memanjakan nasabah dan masyarakat. Mengusung tema “Tangguh Bersahabat” serta slogan daerah “Kite Jage Kite”, Bank Kalbar KCU …

Reaksi Pedas Hery Kurdy Soal Unjuk Rasa GMKD: Saya Akan Pidanakan Pendemo yang Diduga Bayaran

Radar Ketapang

21 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari Fraksi Partai NasDem, Hery Kurdy, melayangkan tudingan menohok terhadap puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kritis Demokrasi (GMKD) Kalimantan Barat. Hery menyebut aksi unjuk rasa yang menyasar dirinya sebagai gerakan bayaran yang menyebarkan fitnah. Sebelumnya, massa GMKD menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Provinsi …

Polda Kalbar Bongkar 12 Kasus BBM Ilegal, 11 Tersangka Diamankan Beserta Ribuan Liter Pertalite

Radar Ketapang

20 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan Minyak dan Gas Bumi (Migas) serta Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal pada Selasa (20/10/2026). Sepanjang periode 1 hingga 20 Oktober 2026, Polda Kalbar bersama jajaran Polres berhasil menindak dan membongkar sebanyak 12 kasus tindak pidana di sektor …

Estafet Kepemimpinan UPB Pontianak: Arif Parabi Resmi Dilantik Jadi Rektor Periode 2026–2030

Radar Ketapang

19 Okt 2026

RadarKetapang.com — Gedung Convention Centre Universitas Panca Bhakti (UPB), Jalan Komyos Sudarso, Pontianak, mendadak riuh pada Senin, 19 Oktober 2026. Di hadapan ratusan civitas akademika dan tamu undangan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan rektor digelar. Ir. Arif Parabi, M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., resmi mengemban amanah sebagai Rektor UPB periode 2026–2030, menggantikan Dr. Purwanto, …

Pesparani Katolik Kalbar Resmi Dibuka: Jadi Ajang Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Keberagaman

Radar Ketapang

18 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Kalimantan Barat resmi bergulir sebagai momentum penting untuk memperkuat keimanan, merawat tali persaudaraan, serta mengukuhkan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Pesan strategis tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, saat membuka perhelatan PESPARANI …

Hot Categories