Home » News » Estafet Kepemimpinan UPB Pontianak: Arif Parabi Resmi Dilantik Jadi Rektor Periode 2026–2030

Estafet Kepemimpinan UPB Pontianak: Arif Parabi Resmi Dilantik Jadi Rektor Periode 2026–2030

Radar Ketapang 19 Okt 2026 23

RadarKetapang.com — Gedung Convention Centre Universitas Panca Bhakti (UPB), Jalan Komyos Sudarso, Pontianak, mendadak riuh pada Senin, 19 Oktober 2026. Di hadapan ratusan civitas akademika dan tamu undangan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan rektor digelar. Ir. Arif Parabi, M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., resmi mengemban amanah sebagai Rektor UPB periode 2026–2030, menggantikan Dr. Purwanto, S.H., M.Hum., yang telah purna tugas dua periode sejak 2018.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Panca Bhakti Pontianak, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., FCBArb. Dalam amanatnya, Garuda menegaskan bahwa suksesi kepemimpinan di tubuh perguruan tinggi swasta (PTS) tertua di Kalimantan Barat ini bukan sekadar prosesi administratif berkala.

“Pergantian kepemimpinan adalah peneguhan amanah, kesinambungan pengabdian, dan pembaruan komitmen bersama untuk membawa UPB menuju masa depan yang lebih maju,” ujar Garuda. Menurutnya, dinamika teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan tuntutan mutu pendidikan tinggi mengharuskan UPB beradaptasi cepat tanpa menanggalkan integritas akademik.

Garuda juga secara khusus mengapresiasi fondasi kokoh yang ditinggalkan Purwanto selama delapan tahun memimpin UPB. “Apa yang telah dilakukan menjadi landasan bagi langkah-langkah berikutnya. Perguruan tinggi tidak boleh sekadar mengasuh administrasi, tapi harus hadir membawa solusi nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Ditemui usai prosesi pelantikan, Arif Parabi membeberkan strategi kepemimpinannya. Sebagai sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor III dan mengeksekusi berbagai program pembangunan fisik serta tata kelola internal, Arif mengusung tiga pijakan utama.

“Pertama, menyelesaikan program rektor lama. Kedua, menuntaskan permasalahan yang belum rampung. Ketiga, memulai program-program baru,” kata Arif.

Rektor UPB Pontianak Periode 2026–2030, Ir. Arif Parabi, M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng.

Ia memerinci tiga pilar program baru yang bakal dibesutnya: penerapan Good University Governance (tata kelola kampus yang baik), penguatan Income Generating (sumber pendapatan mandiri kampus), serta launching Student Retention Program untuk menekan angka putus kuliah.

Sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang tak lagi menyarankan pembentukan program studi (prodi) sarjana baru, Arif memilih merawat dan memperkuat 12 prodi S-1 yang ada. Fokus ekspansi justru akan digeser ke jenjang pascasarjana.

“Dulu kita punya 6 prodi, sekarang sudah berkembang menjadi 12 prodi. Ke depan, penambahan prodi fokus untuk jenjang Magister (S-2) yang saat ini sudah ada 3 prodi,” ucapnya.

Tak hanya itu, Arif mematok target realistis namun ambisius di sektor penerimaan mahasiswa baru. Jika tahun lalu UPB menjaring sekitar 800 mahasiswa baru, tahun depan ia membidik lebih dari 1.000 pendaftar. “Kondisi mahasiswa aktif kita saat ini hampir 5.000 orang. Target tahun depan harus melampaui 5.000. UPB tak hanya harus jadi yang tertua, tapi juga PTS terbesar dan paling unggul di Kalimantan Barat,” tegasnya.

Rektor purna tugas, Dr. Purwanto, optimistis di bawah nahkoda baru UPB akan melompat lebih jauh. Mengingat Arif Parabi adalah ‘dapur’ eksekusi pembangunan UPB selama ia menjabat, Purwanto menilai tidak akan ada hambatan adaptasi dalam transisi kepemimpinan ini.

“Mas Arif ini yang selama ini mengeksekusi program pembangunan sarana-prasarana dan optimalisasi tata kelola. Pekerjaan rumah seperti penguatan akreditasi institusi, penambahan fasilitas, dan kerja sama internasional yang sedang berjalan (ongoing) pasti bisa dilanjutkan dengan baik,” kata Purwanto.

Rektor Universitas Panca Bhakti (UPB) Periode 2018-2026, Dr. Purwanto, S.H., M.Hum., FCBArb., FIIArb., CIM.

Purna tugas dari kursi Rektor UPB tak membuat Purwanto lepas tangan dari dunia pendidikan Kalimantan Barat. Ia mengonfirmasi akan tetap aktif mengabdi di tanah Borneo. Selain kembali berkiprah sebagai arbiter di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dan menyelesaikan proses guru besar (profesor), ia masih dipercaya memimpin perguruan tinggi swasta se-Kalbar.

“Saya masih diamanahkan sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah Kalimantan Barat. Ini jadi ruang sinergi untuk mengakselerasi percepatan pembangunan SDM di Kalbar, baik strata S-1, S-2, maupun S-3,” pungkas Purwanto. (*/)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ukir Prestasi Nasional di Jakarta, Bank Kalbar Raih Skor 91,85 Kategori Aset Rp25 Triliun hingga Rp50 Triliun

Radar Ketapang

25 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Sebuah pesan prestasi dari jantung Bumi Khatulistiwa kembali menggema di panggung keuangan nasional. PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) sukses mengukuhkan eksistensinya dengan menyabet penghargaan The Finance Award 2026 berpredikat “Sangat Bagus”. Dalam ajang penentuan kinerja perbankan nasional tersebut, Bank Kalbar berhasil mengantongi skor tinggi 91,85 pada kategori Bank dengan Aset …

Hadirkan Suasana Hangat Berkonsep ‘Kite Jage Kite’, Bank Kalbar KCU Pontianak Turut Rayakan Hari Jadi Kota Khatulistiwa

Radar Ketapang

23 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Pontianak, Bank Kalbar Kantor Cabang Utama (KCU) Pontianak menghadirkan suasana pelayanan yang penuh kemeriahan melalui ornamen dekorasi khas, fasilitas photo booth, hingga sajian kuliner tradisional gratis untuk memanjakan nasabah dan masyarakat. Mengusung tema “Tangguh Bersahabat” serta slogan daerah “Kite Jage Kite”, Bank Kalbar KCU …

Soroti Pengadaan Beras Rp29 Ribu Hingga Masker Anak Rp600 Juta, Publik Pertanyakan Anggaran Bencana Kalbar

Radar Ketapang

23 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Penggunaan anggaran bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp40 miliar yang bersumber dari Bantuan Presiden (Banpres) untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendadak jadi sorotan hangat publik di media sosial. Sejumlah item rincian pos belanja bantuan bencana tersebut menuai kritik tajam dan pertanyaan dari para warganet. Komponen yang dipersoalkan sangat beragam, mulai …

Reaksi Pedas Hery Kurdy Soal Unjuk Rasa GMKD: Saya Akan Pidanakan Pendemo yang Diduga Bayaran

Radar Ketapang

21 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari Fraksi Partai NasDem, Hery Kurdy, melayangkan tudingan menohok terhadap puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kritis Demokrasi (GMKD) Kalimantan Barat. Hery menyebut aksi unjuk rasa yang menyasar dirinya sebagai gerakan bayaran yang menyebarkan fitnah. Sebelumnya, massa GMKD menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Provinsi …

Polda Kalbar Bongkar 12 Kasus BBM Ilegal, 11 Tersangka Diamankan Beserta Ribuan Liter Pertalite

Radar Ketapang

20 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan Minyak dan Gas Bumi (Migas) serta Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal pada Selasa (20/10/2026). Sepanjang periode 1 hingga 20 Oktober 2026, Polda Kalbar bersama jajaran Polres berhasil menindak dan membongkar sebanyak 12 kasus tindak pidana di sektor …

Pesparani Katolik Kalbar Resmi Dibuka: Jadi Ajang Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Keberagaman

Radar Ketapang

18 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Kalimantan Barat resmi bergulir sebagai momentum penting untuk memperkuat keimanan, merawat tali persaudaraan, serta mengukuhkan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Pesan strategis tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, saat membuka perhelatan PESPARANI …

Hot Categories