Home » Ale Ale » Tiket Naik 2 Persen, Pemudik Idul Adha Rute Ketapang–Semarang Malah Melonjak 60 Persen

Tiket Naik 2 Persen, Pemudik Idul Adha Rute Ketapang–Semarang Malah Melonjak 60 Persen

Radar Ketapang 23 Mei 2026 85

RadarKetapang.Com — PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Kabupaten Ketapang mencatat, penyesuaian tarif tiket KM Dharma Ferry 2 rute Ketapang–Semarang sama sekali tidak memengaruhi tingkat keterisian (okupansi) penumpang menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Sebaliknya, arus mudik di Pelabuhan Ketapang justru mengalami lonjakan volume penumpang yang cukup signifikan hingga menembus angka 60 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Manajer PT DLU Cabang Ketapang, Syair Mahfud, mengungkapkan bahwa tren positif ini terlihat jelas dari tingginya grafik reservasi tiket mendekati hari besar keagamaan tersebut.

“Kenaikan harga sama sekali tidak ada pengaruhnya terhadap okupansi penumpang jelang Idul Adha. Malah terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 150 orang, dari yang biasanya rata-rata hanya 200 penumpang pada hari biasa,” ujar Syair Mahfud pada Kamis (21/05/2026).

Menurut Syair, manifes keberangkatan kali ini didominasi oleh kelompok penumpang yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur, di samping beberapa armada truk angkutan barang.

Fenomena sosiologis ini lumrah terjadi lantaran banyak warga perantauan asal Madura di Ketapang yang memilih bertahan pada momen Idul Fitri lalu, dan menggantinya dengan tradisi mudik massal saat Idul Adha (Toron).

“Keberangkatan hari ini memang didominasi penumpang asal Madura. Mereka memilih pulang kampung saat Idul Adha lantaran tidak mudik saat lebaran Idul Fitri lalu,” jelasnya menambahkan.

Kebijakan penyesuaian tarif KM Dharma Ferry 2 sendiri sebenarnya sudah mulai diberlakukan sejak tanggal 10 Mei 2026. Namun, karena persentase kenaikan harga tiket hanya sebesar dua persen, masyarakat menilainya masih sangat rasional dan terjangkau. Secara nominal, harga tiket kategori ekonomi bergeser dari harga awal Rp345.000 menjadi Rp360.000.

Guna mengantisipasi potensi penumpukan di pelabuhan dan meminimalisir kerugian konsumen, manajemen PT DLU mengimbau keras agar calon penumpang selalu membeli tiket melalui jalur serta agen kemitraan resmi. Langkah preventif ini penting agar warga terhindar dari praktik percaloan liar yang kerap mematok harga di luar batas kewajaran.

Selain pembelian secara konvensional (offline) di loket kantor cabang, PT DLU juga telah mematangkan ekosistem layanan digital yang jauh lebih praktis, cepat, dan transparan.

“Untuk kemudahan akurasi data, pemesan tiket sudah dapat dilakukan secara mandiri melalui Aplikasi DLU Ferry yang dapat diunduh secara gratis melalui platform AppStore maupun PlayStore,” pungkas Syair. (Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mantan Wabup Ketapang Farhan Resmi Jabat Ketua DPC PKB, Siap Sasar Potensi Suara Warga Nahdliyin

Radar Ketapang

04 Agu 2026

RadarKetapang.Com — Mantan Wakil Bupati Ketapang, Farhan, resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ketapang yang baru untuk Masa Bakti 2026–2031. Kepastian ini diperoleh setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui DPW PKB Kalimantan Barat secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PKB Kabupaten/Kota se-Kalbar pada Sabtu (01/08/2026). …

Hari Pertama Sekolah Jadi Momentum Kedekatan Emosional, Achmad Sholeh Minta ASN Hingga Swasta Antar Anak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan strategis tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Surat Edaran (SE) Bupati Ketapang Nomor 43 Tahun 2026. Menurut Achmad Sholeh, gerakan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam memperkuat kembali peran domestik …

Kagumi Kiprah Dellyana Winki, Istri Cak Imin Serahkan Kategori Beasiswa Pelatihan Mandiri di Ketapang

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Keadilan Sejahtera (PKB) tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi dunia pendidikan informal di Kabupaten Ketapang. Fraksi PKB secara resmi menyerahkan bantuan Beasiswa Jejak Nusantara untuk sedikitnya 25 siswa Sekolah Adat Arus Kualant di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kamis (09/07/2026). Rombongan petinggi DPP PKB …

Gunakan Hutan Sebagai Perpustakaan, Sekolah Adat Arus Kualant Bentuk Karakter Generasi Muda Dayak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Sekolah Adat Arus Kualant menjadi ruang hidup bagi generasi muda Dayak di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lembaga pendidikan nonformal ini hadir untuk mendidik anak-anak agar tumbuh, belajar, dan mencintai warisan leluhur mereka. Sekolah adat ini lahir dari sebuah keresahan mendalam akan memudarnya pengetahuan adat serta …

Polsek Manis Mata Gandeng Tokoh Masyarakat dan PSHT Perkuat Pencegahan Narkoba

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Manis Mata menggelar penyuluhan bahaya narkoba di Gedung Padepokan PSHT, Dusun Tengkawang, Desa Manis Mata, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Narkoba Adalah Musuh Bersama” itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, hingga warga setempat. Kapolsek …

Polsek Sandai dan Pemdes Penjawaan Pasang Larangan PETI di Sungai Pawan, Penambang Ilegal Diingatkan Sanksi Hukum

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Sandai bersama Pemerintah Desa Penjawaan melakukan sosialisasi dan pemasangan papan larangan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Pawan, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap praktik penambangan emas ilegal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan serta mencemari sumber air yang dimanfaatkan …

Hot Categories