Home » News » Tekan Angka Kebutaan, Ria Norsan Resmikan Rumah Sakit Mata Pontianak Eye Center

Tekan Angka Kebutaan, Ria Norsan Resmikan Rumah Sakit Mata Pontianak Eye Center

Radar Ketapang 24 Jan 2026 29

RadarKetapang.Com — Langkah besar dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Barat kembali tertoreh. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi meresmikan operasional Rumah Sakit Mata Pontianak Eye Center (PEC) melalui seremoni grand opening yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita pada Sabtu (24/1/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Utama PEC, dr. Muhammad Iqbal. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan menjadi solusi nyata agar masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan ke luar negeri hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mata yang berkualitas.

Gubernur menyoroti fenomena masyarakat Kalimantan Barat yang selama ini kerap memilih berobat ke Kuching, Malaysia. Dengan beroperasinya PEC, ia berharap standar pelayanan medis yang cepat, tepat, dan berbasis teknologi mutakhir dapat diterapkan di daerah sendiri.

“Kita membuka pilihan bagi masyarakat. Kalau yang mampu ke Kuching silakan, tetapi jika di sini sudah tersedia fasilitas canggih dengan peralatan mutakhir, mengapa tidak di sini saja,” ujar Ria Norsan.

Salah satu poin penting yang ditegaskan Gubernur adalah aspek keterjangkauan layanan melalui BPJS Kesehatan. Kesiapan PEC dalam melayani pasien BPJS dinilai sangat krusial untuk membantu mengurangi penumpukan pasien di RSUD dr. Soedarso yang saat ini kerap mengalami kelebihan beban.

Meski fasilitas fisik terus bertambah, Gubernur mengingatkan tantangan besar terkait ketersediaan tenaga medis spesialis. Saat ini Kalimantan Barat baru memiliki sekitar 27 dokter spesialis mata, padahal idealnya dibutuhkan sekitar 60 dokter untuk melayani 6,7 juta jiwa penduduk.

Di tempat yang sama, Direktur Pontianak Eye Center, dr. M. Iqbal, menegaskan bahwa peningkatan status dari klinik menjadi rumah sakit merupakan langkah konkret menekan angka kebutaan. Berdasarkan data, penyebab utama kebutaan meliputi katarak, glaukoma, hingga gangguan kornea.

Hingga Desember 2025, PEC tercatat telah berhasil melakukan sekitar 30.000 operasi katarak. Namun, dr. Iqbal mengakui jumlah ini masih harus ditingkatkan karena terkendala jarak tempuh pasien dari daerah serta adanya pembatasan kuota tindakan dari pihak penjamin.

Sebagai rumah sakit mata, PEC juga memperkenalkan sejumlah layanan unggulan baru seperti Dry Eye Clinic dan Ortho-K. Layanan Ortho-K merupakan solusi bagi penderita rabun jauh di bawah usia 17 tahun agar tidak bergantung pada kacamata sebelum mereka cukup umur untuk tindakan LASIK.

Selain itu, dr. Iqbal mengungkapkan rencana inovasi ambisius berupa peluncuran Bank Mata untuk memfasilitasi donor kornea di Kalimantan Barat. Melalui pendaftaran berbasis digital, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor mata semakin meningkat.

“Ini adalah mimpi kami bersama untuk bisa menangani pasien yang lebih banyak dan lebih kompleks. Ke depan kami ingin menjemput bola agar tindakan keratoplasti atau cangkok kornea dapat dilakukan langsung di Kalimantan Barat,” pungkas dr. Iqbal.

Dengan peresmian ini, Pontianak Eye Center diharapkan menjadi pusat rujukan kesehatan mata yang andal di Kalimantan Barat. Pemerintah Provinsi terus mendorong kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan berdaya saing.

*Adpim/Tim

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Rp0,92 T untuk Diskon Transportasi, Ini Strategi Stimulus Ramadan 2026

Radar Ketapang

27 Feb 2026

RadarKetapang.com — Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi yang mencakup angkutan darat, laut, penyeberangan, dan udara. Pada sektor …

Anggaran KIP Kuliah 2026 Rp15,3 Triliun, Ini Skema dan Sasarannya

Radar Ketapang

23 Feb 2026

RadarKetapang.com — Pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui peningkatan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menyebut alokasi anggaran KIP Kuliah pada 2026 mencapai Rp15,32 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT), jumlah penerima …

Gubernur Kalbar Ria Norsan: Mari Khatamkan Al-Qur’an dan Tingkatkan Amal Saleh Selama Ramadan

Radar Ketapang

20 Feb 2026

RadarKetapang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melaksanakan Shalat Tarawih malam pertama Ramadan 1447 H bersama keluarga di Surau Al Baaqi, Kompleks Pendopo Gubernur Kalbar. Kegiatan ibadah yang berlangsung pada Kamis malam (19/02/2026) tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan Pendopo. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai pelaksanaan …

Evaluasi Kinerja Program Strategis Nasional: Sekda Kalbar Targetkan Nilai di Atas 70

Radar Ketapang

20 Feb 2026

RadarKetapang.Com — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, memimpin rapat koordinasi evaluasi kinerja pelaksanaan Program Strategis Nasional (Pro SN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Tengkawang, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, pada Kamis (19/2/2026). Rapat ini secara khusus membahas kesiapan dokumen serta kelengkapan data yang akan dievaluasi oleh Kementerian Dalam …

Targetkan 35 Ribu Sambungan Rumah, Wilyo Minta Perumda Tirta Pawan Berhenti Bergantung pada Pemerintah

Radar Ketapang

20 Feb 2026

RadarKetapang.Com — Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat. Peresmian ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDAM ke-40 pada Rabu (18/2/2026) di Kabupaten Ketapang. IPA berkapasitas 20 liter per detik tersebut dibangun melalui dukungan dana penyertaan modal daerah …

Perubahan Iklim Mengancam, Pemerintah Perkuat Tata Kelola Kehutanan

Radar Ketapang

15 Feb 2026

RadarKetapang.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan. “Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan …

Hot Categories