Home » Ale Ale » Kabid Perikanan Tangkap Ungkap Penyebab Izin BBM Tersendat: Kelurahan Sampit Belum Tanda Tangan Permohonan

Kabid Perikanan Tangkap Ungkap Penyebab Izin BBM Tersendat: Kelurahan Sampit Belum Tanda Tangan Permohonan

Radar Ketapang 12 Mei 2026 84

RadarKetapang.Com — Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Ketapang memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan nelayan di Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, mengenai lambannya penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM subsidi dan izin usaha perikanan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKPP Ketapang, Uti Anwar Sanusi, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah berniat melalaikan apalagi mempersulit proses pelayanan bagi para nelayan lokal.

Menurutnya, keterlambatan yang terjadi di lapangan murni disebabkan oleh dokumen persyaratan yang diajukan oleh nelayan sering kali tidak lengkap. Faktor krusial lainnya, pihak Kelurahan Sampit diketahui belum menandatangani surat permohonan untuk mendapatkan rekomendasi BBM Solar bersubsidi tersebut.

“Alasannya lambat karena persyaratan tidak lengkap. Kami tidak bisa memberikan rekomendasi jika dokumen seperti Kartu Kusuka, Kartu Pas (kecil/besar), dan surat rekomendasi dari kelurahan atau desa setempat belum terpenuhi,” ujar Uti Anwar pada Jumat (08/05/2026) pagi.

Uti menjelaskan, untuk mendapatkan alokasi BBM bersubsidi, nelayan wajib mengikuti mekanisme regulasi yang telah ditetapkan. Berkas yang harus dilampirkan meliputi surat permohonan kepada Kepala Dinas DKPP, Kartu Kusuka asli dan fotokopi, KTP nelayan, dokumen kapal (Pas Kecil atau Pas Besar), serta surat keterangan dari desa atau kelurahan setempat.

Setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap, petugas akan melakukan tahapan verifikasi data sebelum akhirnya surat rekomendasi resmi diterbitkan.

Terkait isu kelangkaan BBM subsidi, Uti menilai sistem penyaluran selama ini sudah tepat sasaran. Namun, ia tidak menampik adanya kendala pada besaran kuota regional yang tidak sebanding dengan luasnya wilayah cakupan tangkap.

”Contohnya di SPBUN Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong. Selain melayani nelayan Sungai Kinjil, mereka juga harus membagi kuotanya hingga ke Desa Sungai Nanjung di Kecamatan Matan Hilir Selatan. Penyaluran di SPBUN harus mengutamakan alokasi daerah setempat dulu,” jelasnya.

Meski dihadapkan pada kendala administrasi dan keterbatasan kuota, Uti mencatat adanya dampak positif dari kehadiran BBM subsidi terhadap hasil tangkapan nelayan di Ketapang. Produktivitas nelayan justru menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Kontribusi BBM subsidi terhadap produksi perikanan daerah tercatat naik dari 2 persen ke angka 5 hingga 10 persen. Kenaikan ini berbanding lurus dengan volume tangkapan riil di lapangan.

“Tidak ada inflasi pada hasil laut, bahkan hasil produksi bertambah. Yang biasanya nelayan hanya membawa pulang 1 ton, sekarang bisa mencapai 2 hingga 3 ton sekali melaut,” pungkas Uti Anwar.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mantan Wabup Ketapang Farhan Resmi Jabat Ketua DPC PKB, Siap Sasar Potensi Suara Warga Nahdliyin

Radar Ketapang

04 Agu 2026

RadarKetapang.Com — Mantan Wakil Bupati Ketapang, Farhan, resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ketapang yang baru untuk Masa Bakti 2026–2031. Kepastian ini diperoleh setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui DPW PKB Kalimantan Barat secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PKB Kabupaten/Kota se-Kalbar pada Sabtu (01/08/2026). …

Hari Pertama Sekolah Jadi Momentum Kedekatan Emosional, Achmad Sholeh Minta ASN Hingga Swasta Antar Anak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan strategis tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Surat Edaran (SE) Bupati Ketapang Nomor 43 Tahun 2026. Menurut Achmad Sholeh, gerakan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam memperkuat kembali peran domestik …

Kagumi Kiprah Dellyana Winki, Istri Cak Imin Serahkan Kategori Beasiswa Pelatihan Mandiri di Ketapang

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Keadilan Sejahtera (PKB) tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi dunia pendidikan informal di Kabupaten Ketapang. Fraksi PKB secara resmi menyerahkan bantuan Beasiswa Jejak Nusantara untuk sedikitnya 25 siswa Sekolah Adat Arus Kualant di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kamis (09/07/2026). Rombongan petinggi DPP PKB …

Gunakan Hutan Sebagai Perpustakaan, Sekolah Adat Arus Kualant Bentuk Karakter Generasi Muda Dayak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Sekolah Adat Arus Kualant menjadi ruang hidup bagi generasi muda Dayak di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lembaga pendidikan nonformal ini hadir untuk mendidik anak-anak agar tumbuh, belajar, dan mencintai warisan leluhur mereka. Sekolah adat ini lahir dari sebuah keresahan mendalam akan memudarnya pengetahuan adat serta …

Polsek Manis Mata Gandeng Tokoh Masyarakat dan PSHT Perkuat Pencegahan Narkoba

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Manis Mata menggelar penyuluhan bahaya narkoba di Gedung Padepokan PSHT, Dusun Tengkawang, Desa Manis Mata, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Narkoba Adalah Musuh Bersama” itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, hingga warga setempat. Kapolsek …

Polsek Sandai dan Pemdes Penjawaan Pasang Larangan PETI di Sungai Pawan, Penambang Ilegal Diingatkan Sanksi Hukum

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Sandai bersama Pemerintah Desa Penjawaan melakukan sosialisasi dan pemasangan papan larangan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Pawan, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap praktik penambangan emas ilegal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan serta mencemari sumber air yang dimanfaatkan …

Hot Categories