- NasionalLebih dari 1 Miliar Perjalanan Wisnus, Ini Dampaknya bagi Pariwisata RI
- NewsPerangi Polusi Suara, Polres Ketapang Musnahkan 829 Knalpot Brong dan Kenalkan ETLE Handheld
- Ale AleHormati Bulan Ramadan, Pemkab Ketapang Larang Petasan dan Wajibkan Rumah Makan Pasang Tirai
- Nasional28 Perusahaan Dicabut Izinnya, Prabowo Tertibkan Usaha di Kawasan Hutan
- ArtikelNajwa Shihab Soroti Perubahan Digital: Pilih Adaptasi atau Tergilas Zaman?

Minta Pos Satpam Dibongkar, Evan Juliansyah Sebut Berita Acara Mediasi PT PTS Tidak Mengikat
RadarKetapang.Com — Kelompok Tani Pejurung Tapah Turus (KT PTT) menyatakan sikap menolak keras hasil mediasi sengketa lahan seluas kurang lebih 227,09 hektare dengan PT Prakarsa Tani Sejati (PT PTS). Kelompok tani menilai proses mediasi yang digelar di Kantor Bupati Ketapang pada 31 Agustus 2026 lalu tersebut cacat prosedur karena tidak melibatkan pihak yang memegang hak sah atas lahan tersebut.
Sikap penolakan resmi itu dituangkan oleh Ketua KT PTT sekaligus Tim Balaseribu, Evan Juliansyah, melalui surat resmi Nomor 03/PENOLAKAN-MEDIASI/KTPTT/IX/2026 yang ditujukan kepada Bupati Ketapang melalui Asisten I/Kabag Hukum Setda Ketapang.
Dalam surat tersebut, KT PTT menegaskan bahwa berita acara kesepakatan dari hasil mediasi tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat bagi kelompok tani. Mereka menyayangkan mediasi berjalan tanpa kehadiran jajaran pengurus utama dan anggota pemilik dokumen sah.
“Mediasi tidak melibatkan Ketua Kelompok Tani dan seluruh anggota Kelompok Tani Pejurung Tapah Turus yang memiliki MOU dan SKT,” demikian poin keberatan KT PTT yang tertuang dalam surat tersebut.
Selain prosedural, KT PTT mempersoalkan legalitas status lahan yang menjadi objek sengketa. Berdasarkan hasil telaah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ketapang serta Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, hamparan areal seluas 227,09 hektare tersebut secara eksplisit berada di luar Izin Usaha Perkebunan (IUP) maupun Hak Guna Usaha (HGU) milik PT PTS.
Atas dasar telaah teknis serta rujukan SK Bupati Ketapang yang melarang korporasi beraktivitas di luar HGU, KT PTT menilai klaim penyelesaian persoalan secara nonlitigasi dalam mediasi tersebut bertolak belakang dengan fakta dokumen yang mereka kantongi.
Di samping substansi lahan, KT PTT turut mengklaim bahwa proses mediasi tidak berlangsung secara adil, transparan, serta diwarnai ketidaknetralan. Kendati demikian, tuduhan keberpihakan tersebut merupakan klaim sepihak dari KT PTT yang masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
KT PTT juga membeberkan bahwa hingga saat ini PT PTS belum pernah menunjukkan bukti dokumen IUP maupun HGU di atas areal yang disengketakan, serta belum pernah menerbitkan surat pelepasan hak.
Sebagai tindak lanjut penolakan, Evan Juliansyah mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melayangkan surat somasi resmi kepada manajemen PT PTS agar menghentikan seluruh operasional di lapangan.
Dalam somasi tersebut, KT PTT menuntut PT PTS menyetop segala aktivitas, menandatangani surat pelepasan hak atas lahan seluas 227,09 hektare, serta merobohkan bangunan pos satpam yang berdiri di dalam kawasan kelompok tani.
“Kami sudah mengirimkan surat somasi kepada PT PTS supaya tidak ada aktivitas di areal Kelompok Tani Pejurung Tapah Turus karena tidak ada IUP dan HGU PT PTS di areal tersebut,” tegas Evan dalam keterangannya, Rabu (23/09/2026).
Evan menambahkan, pihaknya memberikan tenggat waktu ultimatum selama 2 x 24 jam bagi PT PTS untuk merespons dan memenuhi tuntutan tersebut. Apabila diabaikan, KT PTT siap menempuh langkah hukum lanjutan, termasuk membawa sengketa ini ke ranah hukum adat.
“Kami akan melakukan beberapa upaya hukum, termasuk menuntut hukum adat kepada PT PTS apabila tetap melakukan aktivitas di areal yang kami kuasai,” pungkas Evan, seraya menyebut keberadaan pos jaga pihak luar di atas tanah klaim warga melanggar tatanan norma adat di Kalimantan Barat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun konfirmasi balasan dari manajemen PT Prakarsa Tani Sejati (PT PTS) terkait penolakan hasil mediasi, keabsahan HGU, serta somasi yang dilayangkan oleh KT PTT.*(Aal)
Radar Ketapang
18 Okt 2026
RadarKetapang.Com — Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Kalimantan Barat resmi bergulir sebagai momentum penting untuk memperkuat keimanan, merawat tali persaudaraan, serta mengukuhkan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Pesan strategis tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, saat membuka perhelatan PESPARANI …
Radar Ketapang
17 Okt 2026
RadarKetapang.Com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) membantah tegas Isu yang beredar terkait adanya surat imbauan, peringatan, maupun instruksi tertulis dan lisan untuk menutup operasional bengkel atau toko suku cadang di wilayah Kalimantan Barat. Penegasan tersebut disampaikan menyikapi maraknya isu penutupan massal sejumlah toko sparepart dan bengkel kendaraan di kawasan Kota Pontianak, Singkawang, hingga …
Radar Ketapang
17 Okt 2026
RadarKetapang.Com — Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah pembangunan Gedung Yayasan Mujahidin tetap berpedoman teguh pada ketentuan hukum serta tahapan proses peradilan yang berlaku. Menanggapi dinamika pemberitaan di media massa dan media sosial terkait berakhirnya masa penahanan dua terdakwa, Ismuni dan Mulyadi, per tanggal 17 Oktober 2026, …
Radar Ketapang
17 Okt 2026
RadarKetapang.Com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) terus memperketat pengawasan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui Operasi Sarang Narkoba (OSN). Memasuki hari ke-8 pelaksanaan pada Jumat (16/10/2026), tim gabungan menggeruduk sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang beroperasi di wilayah Kota Pontianak. Sebanyak 82 personel gabungan diterjunkan langsung dalam razia berskala besar tersebut. …
Radar Ketapang
16 Okt 2026
RadarKetapang.Com — Seorang bocah berusia enam tahun berinisial ASB meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Jamaludin Sukadana pada Rabu (14/10/2026). Musibah ini tak hanya menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga, tetapi juga memantik kembali pertanyaan publik terkait kesiapan tanggap darurat pemerintah daerah dalam menangani dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan …
Radar Ketapang
15 Okt 2026
RadarKetapang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan masa uji coba pengaturan akses kendaraan di kawasan Duplikasi Jembatan Kapuas I Pontianak akan diperpanjang. Langkah ini diambil guna mengevaluasi efektivitas skema lalu lintas secara menyeluruh dalam mengurai titik kemacetan. Kepastian tersebut disampaikan Ria Norsan saat meninjau langsung pelaksanaan uji coba di lapangan pada Kamis (15/10/2026). Berdasarkan …
11 Jul 2026 997 views
RadarKetapang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) resmi meluncurkan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSBLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Wadah ini dibentuk sebagai instrumen sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha guna menggenjot pembangunan berkelanjutan. Prosesi peluncuran forum tersebut berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Kamis (09/07/2026) malam, yang dihadiri langsung …
14 Feb 2026 728 views
RadarKetapang.Com — Sebuah langkah besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Kalimantan Barat dimulai dengan resmi dilantiknya Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Mikro Menengah Nusantara (PW APIMSA) Kalimantan Barat. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat pada Sabtu pagi (14/02/2026) di Orchard Hotel Gajah Mada, Kota Pontianak. Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Apimsa, …
30 Jan 2026 639 views
RadarKetapang.Com – Bolu pisang hingga kini masih menjadi kudapan favorit keluarga berkat perpaduan rasa manis alami dan aroma khas yang menggugah selera. Menariknya, bagi Anda yang tidak memiliki timbangan dapur atau alat elektronik seperti mixer, kini tersedia metode praktis membuat bolu pisang kukus hanya dengan menggunakan takaran sendok. Resep ini tidak hanya memudahkan pemula dalam …
17 Jan 2026 454 views
RadarKetapang.com – Pulau Bali kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung pariwisata global. Dalam The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor, Bali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia, menempati peringkat pertama dan mencetak sejarah baru bagi Indonesia. Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang keikutsertaan Bali dalam pemeringkatan TripAdvisor. Sebelumnya, Pulau …
23 Jan 2026 412 views
RadarKetapang.Com Pakar kesehatan dr. Zaidul Akbar membagikan pandangannya mengenai metode paling praktis untuk menjaga kebugaran tubuh melalui unggahan video pada 2 Februari 2024. Beliau menekankan bahwa kunci kesehatan yang optimal sering kali dimulai dari kebiasaan makan yang lebih terkendali. Mengurangi Makan sebagai Langkah Awal Menurut dr. Zaidul Akbar, mengurangi asupan makanan merupakan salah satu cara …
24 Jan 2026 401 views
RadarKetapang.Com — Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melantik sebanyak 163 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang pada Kamis (23/01/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penguatan birokrasi daerah. Tujuannya agar mesin pemerintahan mampu menjalankan fungsi pelayanan publik …
19 Jan 2026 401 views
RadarKetapang.com – Pemerintah berencana merevitalisasi keraton dan kesultanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing keraton, dengan mempertimbangkan nilai sejarah dan kearifan lokal. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 17 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Fadli meninjau …
Comments are not available at the moment.