Home » Ale Ale » Gunakan Hutan Sebagai Perpustakaan, Sekolah Adat Arus Kualant Bentuk Karakter Generasi Muda Dayak

Gunakan Hutan Sebagai Perpustakaan, Sekolah Adat Arus Kualant Bentuk Karakter Generasi Muda Dayak

Radar Ketapang 11 Jul 2026 257

RadarKetapang.Com — Sekolah Adat Arus Kualant menjadi ruang hidup bagi generasi muda Dayak di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lembaga pendidikan nonformal ini hadir untuk mendidik anak-anak agar tumbuh, belajar, dan mencintai warisan leluhur mereka.

Sekolah adat ini lahir dari sebuah keresahan mendalam akan memudarnya pengetahuan adat serta kearifan lokal pada generasi muda Dayak akibat arus zaman.

Pendiri Arus Kualant, Dellyana Winki, mengungkapkan bahwa lembaga ini telah konsisten berjalan lebih dari satu dekade demi membentengi identitas anak-anak pedalaman.

“Sejsak tahun 2014 kami mendirikan sekolah adat Arus Kualant, hingga saat ini sudah sekitar 11 tahun. Kegiatan yang kami lakukan itu belajar tentang adat-adat, budaya, dan kearifan lokal,” ujar wanita 24 tahun yang akrab disapa Deli tersebut.

Uniknya, proses transformasi ilmu di sekolah ini tidak melulu di dalam kelas konvensional. Para siswa diajak berinteraksi langsung dengan alam untuk membaca lingkungan mereka.

“Kami juga belajarnya melalui dua tempat, yaitu di dalam ruangan dan juga di hutan seperti itu. Kalau di hutan itu sebagai perpustakaan kami, kami belajar bersama orang tua, belajar tentang obat-obatan tradisional dan juga seperti menganyam,” tambah Deli.

Berpegang teguh pada filosofi “alam raya adalah sekolah dan setiap orang adalah guru”, Arus Kualant mengajarkan hal yang jauh lebih luas dari sekadar baca, tulis, dan hitung.

Di sekolah ini, anak-anak diajarkan meramu obat tradisional dari hutan, memasak menggunakan media bambu, menganyam, memainkan alat musik Sape’, hingga menari tarian adat. Mereka juga dibiasakan menyusuri sungai, mengenali aneka tumbuhan hutan, dan menyerap petuah dari kisah para tetua adat.

Kendati berakar kuat pada tradisi, Arus Kualant tidak menutup mata dari modernisasi. Aspek literasi kekinian tetap menjadi pintu gerbang utama agar anak-anak tidak gagap teknologi.

Pihak sekolah membekali para siswa dengan kelas membaca, menulis, bahasa Inggris, hingga pengenalan komputer. Langkah ini diambil secara seimbang agar generasi muda Dayak mampu bersaing di era global tanpa harus tercabut dari akar budayanya sendiri. *(Tim/Aal)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
HUT ke-7 IJTI Kalbar: Dari Seminar Digitalisasi, Lomba Video Berita, Hingga Doa Bersama Bencana

Radar Ketapang

09 Sep 2026

RadarKetapang.Com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kalimantan Barat (Pengda IJTI Kalbar) menggelar doa bersama untuk para korban bencana alam di Indonesia. Unjukan doa ini ditujukan bagi para korban bencana Karhutla di Kalimantan, erupsi Anak Gunung Krakatau, hingga musibah gempa bumi di NTT. Agenda doa bersama sekaligus syukuran …

Mantan Wabup Ketapang Farhan Resmi Jabat Ketua DPC PKB, Siap Sasar Potensi Suara Warga Nahdliyin

Radar Ketapang

04 Agu 2026

RadarKetapang.Com — Mantan Wakil Bupati Ketapang, Farhan, resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ketapang yang baru untuk Masa Bakti 2026–2031. Kepastian ini diperoleh setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui DPW PKB Kalimantan Barat secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PKB Kabupaten/Kota se-Kalbar pada Sabtu (01/08/2026). …

Hari Pertama Sekolah Jadi Momentum Kedekatan Emosional, Achmad Sholeh Minta ASN Hingga Swasta Antar Anak

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan strategis tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Surat Edaran (SE) Bupati Ketapang Nomor 43 Tahun 2026. Menurut Achmad Sholeh, gerakan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam memperkuat kembali peran domestik …

Kagumi Kiprah Dellyana Winki, Istri Cak Imin Serahkan Kategori Beasiswa Pelatihan Mandiri di Ketapang

Radar Ketapang

11 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Keadilan Sejahtera (PKB) tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi dunia pendidikan informal di Kabupaten Ketapang. Fraksi PKB secara resmi menyerahkan bantuan Beasiswa Jejak Nusantara untuk sedikitnya 25 siswa Sekolah Adat Arus Kualant di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kamis (09/07/2026). Rombongan petinggi DPP PKB …

Kisah Sultan Tengah: Terdampar di Sukadana, Membina Dinasti Kerajaan Melayu hingga ke Sambas

Radar Ketapang

03 Jul 2026

RadarKetapang.Com — Hubungan emosional dan historis antara masyarakat Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia, ternyata telah mengakar kuat sejak berabad-abad silam. Salah satu bukti otentik yang mengikat kuat kekerabatan dua wilayah bertetangga ini tertuju pada satu nama besar: Sultan Tengah. Jejak peradaban ini dikupas kembali oleh Mohd Nurnazmi, selaku Tour Guide resmi dari Kementerian Pelancongan, Seni …

Polsek Manis Mata Gandeng Tokoh Masyarakat dan PSHT Perkuat Pencegahan Narkoba

Radar Ketapang

01 Jun 2026

RadarKetapang.com – Polsek Manis Mata menggelar penyuluhan bahaya narkoba di Gedung Padepokan PSHT, Dusun Tengkawang, Desa Manis Mata, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Narkoba Adalah Musuh Bersama” itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, hingga warga setempat. Kapolsek …

Hot Categories