Home » News » Duka Karhutla di Kayong Utara: Bocah 6 Tahun Meninggal Diduga Infeksi Paru-Paru, Realisasi Dana Bencana Disorot

Duka Karhutla di Kayong Utara: Bocah 6 Tahun Meninggal Diduga Infeksi Paru-Paru, Realisasi Dana Bencana Disorot

Radar Ketapang 16 Okt 2026 9

RadarKetapang.Com — Seorang bocah berusia enam tahun berinisial ASB meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Jamaludin Sukadana pada Rabu (14/10/2026). Musibah ini tak hanya menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga, tetapi juga memantik kembali pertanyaan publik terkait kesiapan tanggap darurat pemerintah daerah dalam menangani dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Paman korban, Miftahus, menduga keponakannya mengembuskan napas terakhir akibat infeksi paru-paru yang diperparah oleh kepungan asap. Melalui rekaman video yang beredar, ia melayangkan pesan terbuka agar pemerintah tidak menganggap remeh ancaman bahaya asap bagi keselamatan warga.

“Ini ponakan aku sendiri kena korban meninggal gara-gara infeksi paru-paru. Buat orang yang di atas tolonglah, jangan anggap remeh. Minimal ada vitamin lah untuk masyarakat, dan jangan sampai ada korban lagi,” ujar Miftahus terpukul.

Kendati demikian, penyebab pasti kematian ASB hingga kini belum disimpulkan secara medis. Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kayong Utara, dr. Maria Francisca Antonely Schoggers, mengonfirmasi bahwa tim medis tengah turun ke lapangan untuk melakukan pelacakan epidemiologi.

“Sedang dilakukan Penyelidkan Epidemiologi (PE) oleh kawan-kawan Dinkes,” terang Maria saat dikonfirmasi di Sukadana pada Kamis (15/10/2026).

Di tengah pengusutan medis tersebut, sorotan publik bergeser pada efektivitas pengelolaan anggaran kesehatan bencana. Guna menanggulangi karhutla beserta dampaknya, pemerintah pusat sebelumnya telah mengocorkan dana Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp20 miliar untuk Kabupaten Kayong Utara melalui rekening BPBD.

Dari total dana darurat tersebut, Dinas Kesehatan Kayong Utara mengalokasikan porsi sekitar Rp1,6 miliar yang diplot untuk pengadaan obat-obatan, Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), masker, tabung oksigen, serta operasional petugas kesehatan di lapangan.

Namun, realisasi belanja anggaran tersebut memicu pertanyaan. Pasalnya, alokasi untuk pengadaan obat-obatan dan vitamin dilaporkan tidak terserap sepenuhnya. Sebaliknya, anggaran makan-minum serta honor petugas kesehatan yang menelan dana sebesar Rp501 juta justru tercatat terserap 100 persen.

Berdasarkan data historis Dinas Kesehatan Kayong Utara, sepanjang rentang 3 hingga 30 September 2026 saja, tercatat sebanyak 1.035 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang ditangani oleh tiga puskesmas di wilayah tersebut. Bahkan pada 20 September 2026 lalu, publik juga sempat dihebohkan dengan kabar meninggalnya tiga warga—terdiri dari dua anak-anak dan seorang remaja—yang diduga dipicu oleh serangan ISPA.

Korelasional antara paparan asap, lonjakan ISPA, dan kematian pasien memang memerlukan pembuktian medis yang sah. Kendati demikian, rentetan kasus ini menegaskan perlunya transparansi dari Pemkab Kayong Utara mengenai rincian realisasi belanja, jumlah ketersediaan logistik kesehatan, hingga peta distribusi bantuan obat dan masker di tingkat puskemas, khususnya bagi kelompok anak dan lansia yang tergolong rentan. *(Tim/Aal)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pesparani Katolik Kalbar Resmi Dibuka: Jadi Ajang Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Keberagaman

Radar Ketapang

18 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Kalimantan Barat resmi bergulir sebagai momentum penting untuk memperkuat keimanan, merawat tali persaudaraan, serta mengukuhkan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Pesan strategis tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, saat membuka perhelatan PESPARANI …

Polda Kalbar Tepis Isu Perintahkan Bengkel dan Toko Suku Cadang Tutup Massal

Radar Ketapang

17 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) membantah tegas Isu yang beredar terkait adanya surat imbauan, peringatan, maupun instruksi tertulis dan lisan untuk menutup operasional bengkel atau toko suku cadang di wilayah Kalimantan Barat. Penegasan tersebut disampaikan menyikapi maraknya isu penutupan massal sejumlah toko sparepart dan bengkel kendaraan di kawasan Kota Pontianak, Singkawang, hingga …

Dua Terdakwa Kasus Hibah Mujahidin Bebas Demi Hukum, Kejati Kalbar: Proses Persidangan Tetap Berjalan

Radar Ketapang

17 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah pembangunan Gedung Yayasan Mujahidin tetap berpedoman teguh pada ketentuan hukum serta tahapan proses peradilan yang berlaku. Menanggapi dinamika pemberitaan di media massa dan media sosial terkait berakhirnya masa penahanan dua terdakwa, Ismuni dan Mulyadi, per tanggal 17 Oktober 2026, …

Polisi Sasar Tempat Hiburan Malam di Pontianak dalam Operasi Sarang Narkoba

Radar Ketapang

17 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) terus memperketat pengawasan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui Operasi Sarang Narkoba (OSN). Memasuki hari ke-8 pelaksanaan pada Jumat (16/10/2026), tim gabungan menggeruduk sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang beroperasi di wilayah Kota Pontianak. Sebanyak 82 personel gabungan diterjunkan langsung dalam razia berskala besar tersebut. …

Masa Uji Coba Jembatan Kapuas I Diperpanjang, Ria Norsan: Kita Ingin Solusi Komprehensif Tanpa Mempersulit Warga

Radar Ketapang

15 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan masa uji coba pengaturan akses kendaraan di kawasan Duplikasi Jembatan Kapuas I Pontianak akan diperpanjang. Langkah ini diambil guna mengevaluasi efektivitas skema lalu lintas secara menyeluruh dalam mengurai titik kemacetan. Kepastian tersebut disampaikan Ria Norsan saat meninjau langsung pelaksanaan uji coba di lapangan pada Kamis (15/10/2026). Berdasarkan …

Unit Usaha Syariah Bank Kalbar Sabet Penghargaan Paling Unggul di Infobank Sharia Awards 2026

Radar Ketapang

15 Okt 2026

RadarKetapang.Com — Bank Kalbar kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Melalui Unit Usaha Syariah (UUS), bank pembangunan daerah ini sukses meraih penghargaan bergengsi “The Excellent Performance Banking Sharia Business Unit 2026 (Based on Financial Performance 2025)” dalam ajang Infobank 15th Sharia Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Indonesia Collaborative Forum & Awarding …

Hot Categories